NAWACITAPOST.COM - Polres Blitar Kota menggelar Press Release Akhir Tahun 2023, hal itu dilaksanakan sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas Polres Blitar Kota dan juga sebagai bentuk penyampaian informasi kepada masyarakat di Wilayah Hukum Polres Blitar Kota.Kegiatan digelar di Gedung Patriatama Mapolres Blitar Kota, Jum at 29/12/2023 Siang.
Press Release Akhir Tahun 2023 dipimpin oleh Kapolres Blitar Kota AKBP Danang Setiyo P.S S.H S.I.K didampingi Wakapolres Blitar Kota Kompol I Gede Suartika dan PJU Polres Blitar Kota serta diikuti para awak media.
Berdasarkan hasil data release akhir tahun 2023, secara garis besar jumlah kejahatan yang dilaporkan pada jajaran Polres Blitar Kota mengalami penurunan kasus.
Baca Juga: Kalapas Samarinda Gelar Dzikir dan Doa Bersama
Pada tahun 2022 lalu, pihaknya mendapatkan laporan sebanyak 360 kasus dan yang berhasil diselesaikan sebanyak 336 kasus.
Kemudian pada tahun 2023, pihaknya mendapatkan laporan sebanyak 270 kasus dan yang berhasil diselesaikan sebanyak 230 kasus.
"Jadi Untuk prosesentase kasus dan penyelesaian tahun 2023 ini menurun dibandingkan dengan kasus dan penyelesaian tahun 2022," ujar Kapolres Blitar Kota AKBP Danang Setiyo
Terkait kasus narkoba yang berhasil ditangani Polres Blitar Kota, AKBP Danang mengatakan sepanjang tahun 2023 Polres Blitar Kota berhasil mengungkap sebanyak 71 kasus dengan rincian Shabu sebanyak 151 gram, Ganja 2.900 gram, okerbaya 16.785 butir dan psikotropika 60 butir.
"Pengungkapan kasus narkoba pada 2023 mengalami penurunan 31 perkara atau 30 % dibanding 2022,"ujarnya.
Baca Juga: Terakam CCTV, Pelaku Pencurian Hp diamankan Tim Opsnal Polsek Tualang
Selain pemaparan kasus narkoba sepanjang tahun 2023, AKBP Danang juga memaparkan terkait gangguan kamtibmas dan laka lantas.
“Terkait dengan Kecelakaan Lalu Lintas di Tahun 2022 terjadi sebanyak 402 perkara dan di Tahun 2023 sebanyak 437 perkara naik sebesar 35 Kasus,” jelasnya.
Ditambahkan AKBP Danang sepanjang tahun 2023, ada 3 kasus menonjol yang ditangani Satreskrim Polres Blitar Kota diantaranya Penemuan kerangka manusia korban pembunuhan, meledaknya bahan peledak yang menewaskan 4 orang korban, dan pengungkapan tindak pidana korupsi BPR Artha Praja Kota Blitar.
“Dari data kasus menonjol tersebut kasus penemuan kerangka manusia korban pembunuhan dan Korupsi berhasil diungkap, dan yang menjadi PR yaitu ledakan yang menewaskan 4 orang kami masih menyisakan 1 tersangka yang masih DPO," ujar AKBP Danang.