hukum

Gabungan Mahasiswa Karawang Demontrasi Tolak UU TNI Berujung Bentrok Mahasiswa Diamankan

Selasa, 25 Maret 2025 | 23:26 WIB
Kapolres Karawang AKBP Edwar Zulkarnain

 

Karawang, NAWACITAPOST.COM - Ratusan gabungan Komite Rakyat Sipil dan mahasiswa Karawang melakukan unjuk rasa atau demonstrasi menolak pengesahan Undang-Undang (UU) TNI di Karawang, Jawa Barat, berujung ricuh, Selasa (25/3/2025)

Kericuhan bermula saat ratusan demonstran menggelar aksi protes menolak UU TNI di depan gedung DPRD Karawang. Belum jelas bagaimana ketegangan pertama kali terjadi, namun situasi mulai memanas ketika massa mulai melempari aparat kepolisian dengan batu dan petasan.

Untuk membubarkan massa, polisi merespons dengan tembakan gas air mata. Namun, bukannya mundur, massa justru semakin beringas. Mereka kembali menyerang aparat dengan lemparan batu serta melakukan perusakan fasilitas di sekitar gedung DPRD.

Beberapa demonstran melempari gedung DPRD dengan batu hingga memecahkan kaca dan merusak pintu gerbang utama. Selain itu, mereka juga mencoret-coret pos satpam menggunakan pilox. Sejumlah lampu penerangan di sekitar lokasi aksi juga turut dirusak.

Semenara itu, Kapolres Karawang AKBP Edwar Zulkarnain mengatakan kita tidak bisa mengatakan itu mahasiswa, itu kelompok kriminal tidak begitu cara mahasiswa.

"Mereka berasal dari beberapa kelompok memang informasi sudah kami dapat satu hari sebelumnya, ini sudah mengarah pada kriminal karena sudah melakukan pengrusakan gedung DPRD' ujarnya saat konferensi pers di lokasi demo , Selasa(25/3/2025).

Setelah ini kami akan melakukan penyelidikan, belom bisa tau jumlahnya berapa yang diamankan laki laki dan perempuan barang yang diamankan nakel dan berbentuk senjata api belum bisa pastikan senpi beneran atau tidak.

"Adapun tuntutan nya mereka mengemas dengan menolak undang Undang TNI dengan cara seperti itu kenyataannya di lapangan tidak ada melakukan penolakan RUU TNI tapi melakukan pengrusakan."

"Bagaimana pun kami berusaha mencegah itu",pungkasnya.(Nurjaya Bachtaiar)

Terkini