NAWACITApost.com - Truth Social menjadi pilihan sejumlah pengguna Twitter yang merasa terbatas oleh batasan yang diterapkan. Platform media sosial ini menawarkan kebebasan yang lebih besar dalam berinteraksi dan mengekspresikan diri.
Platform media sosial ini diluncurkan pada tahun 2022 oleh mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Platform ini tidak bertujuan untuk menggantikan layanan utama seperti Twitter atau Facebook, seperti yang dilaporkan oleh PC Magazine.
Sebaliknya, Truth Social hadir sebagai alternatif media sosial yang berfokus pada melawan persepsi "woke culture" dan lebih sedikit memperhatikan aksesibilitas konten. Truth Social adalah platform media sosial yang berbeda dengan Twitter dan memiliki kemiripan dalam tampilan dan fungsionalitas.
Platform ini menggunakan lisensi sumber terbuka dari Mastodon, yang awalnya dikembangkan sebagai alternatif untuk Twitter. Salah satu poin penting yang diungkapkan oleh Donald Trump saat peluncuran Truth Social adalah bahwa platform ini tidak akan melakukan manipulasi politik atau demonetisasi melalui algoritma.
Meski sudah ada sejak 2021, media sosial ini baru dirilis pada 21 Februari 2022. Pada 6 Maret 2023, popularitas Truth Social semakin meningkat dan menduduki peringkat 101 di App Store. Truth Social menjadi pilihan para pengguna karena memiliki karakteristik yang mirip dengan Twitter.
Dalam platform tersebut, setiap unggahan disebut "truths" dan setiap "truth" memiliki bagian komentar, dapat dibagikan ulang atau "re-Truthed" dan disukai.
Sementara itu ada empat item menu di bagian bawah layar, yaitu umpan yang menampilkan pembaruan dari akun mengikuti.