Kegiatan ini menjadi penegasan komitmen jajaran Kemenkumham Jatim untuk menjaga kelancaran serta antisipasi potensi gangguan keamanan selama perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.
Ada tiga poin utama yang disampaikan oleh Kakanwil, yaitu mempertahankan keutuhan NKRI, menjaga situasi keamanan dan ketertiban serta kedamaian perayaan Natal dan Tahun Baru 2022 di jajaran Unit Pelaksana Teknis, serta menjunjung tinggi toleransi antar umat beragama.
Lebih rinci, Krismono mengungkapkan agar Kepala UPT untuk semaksimal mungkin mencegah terjadinya gangguan keamanan. "Oleh karena itu, kita harus benar-benar menjaga dengan sebaik-baiknya supaya kejadian negatif itu tidak muncul apalagi dalam situasi Natal dan Tahun Baru," ujarnya
Melengkapi arahan, Kakanwil memerintahkan beberapa hal, diantaranya menjaga keamanan sekaligus menegakkan toleransi beragama. Lebih tegas, Krismono juga melarang seluruh Kepala UPT untuk cuti selama liburan Natal dan Tahun Baru serta harus selalu berada di UPT nya masing-masing. "Termasuk juga unsur jajarannya," ucapnya.
Terkait jajaran yang belum meraih predikat WBK WBBM tahun ini, disampaikan agar jangan pernah putus asa, tetap semangat dan jangan berhenti belajar.
"Sudah banyak satker yang meraih WBK WBBM, karena itu jadikan mereka role model untuk menimba ilmu dan bertukar informasi. Target tahun 2022 nanti akan lebih banyak Satker yang mampu meraih gelar tersebut," tutup Krismono.
Simak informasi menarik lainnya di youtube NAWACITA TV
https://youtu.be/klO0TYaI2ps