NAWACITAPOST.COM - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jawa Barat (Kanwil Kemenkumham Jabar) menghadiri upacara pembukaan Pendidikan dan Pelatihan Dasar Investigasi Intelijen Keimigrasian Gelombang II bagi pegawai Direktorat Jenderal Imigrasi pada Rabu, (05/06/2024). Pelaksanaan upacara Pembukaan Pelatihan Intelijen Keimigrasian ini dilaksanakan di Gedung KRESNA PUSDIK Intelijen.
Upacara dibuka langsung oleh Kepala Pusat Pendidikan (Kapusdik) Intel POLRI, Guntur Agung Supono yang diikuti oleh Kepala Divisi Keimigrasian Jabar, Yayan Indriana, Plt. Kabid Inteldakim, Vera Widjajanti dan Tim serta, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandung, Agung Pramono, bersama Kasie Inteldakim, Aditya Nursanto
Dalam upacara tersebut, laporan perwira upacara disampaikan kepada pembina upacara, diikuti dengan penyanyian lagu kebangsaan Indonesia Raya yang menggema penuh khidmat. Penyematan tanda peserta Diklat menandai komitmen kuat para pegawai Dirjenim dalam mengikuti serangkaian pendidikan yang akan meningkatkan kemampuan investigasi intelijen.
Guntur Agung Supono, Kapusdik Intel POLRI, dalam sambutannya, menekankan pentingnya Diklat ini dalam mengasah kemampuan intelijen keimigrasian. Afi Kapian, Ketua Panitia Penyelenggara, juga menyampaikan laporan dan sambutan yang menginspirasi para peserta untuk berdedikasi penuh dalam pelatihan.
Di Akhir kegiatan upacara ditutup dengan sesi foto Bersama. Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi para pegawai Dirjenim dalam mengemban amanah untuk menjaga kedaulatan dan keamanan negara di bidang keimigrasian.
Artikel Terkait
Kemenkumham Jabar Laksanakan Harmonisasi Pembahasan Raperbup Kabupaten Majalengka
Kemenkumham Jabar Laksanakan Rakor Persiapan Pengukuhan Gugus Tugas Daerah Bisnis dan HAM
Kemenkumham Jabar Gelar Rapat Harmonisasi Terkait 3 Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Cianjur
Kanwil Kemenkumham Jabar Bersama DPRD Kabupaten Sukabumi Harmonisasikan 3 Raperda
Kemenkumham Jabar Ikuti Exit Meeting Pemeriksaan BPK RI atas Laporan Keuangan Kementerian Hukum dan HAM Tahun 2023