Jakarta, Naw Cita Post.com- Pusat Advokasi Hukum dan Hak Azasi Manusia Indonesia (Paham Indonesia) peringati Miladi ke 25 tahun, Jum'at (17/05/2024).
Acara dihadiri oleh ketua pembina Paham Indonesia Prof DR.Heru Susetyo, Zaenudin Paru, SH ketua Yayasan Busyraa Nasution, SH serta Direktur Paham Indonesia Hoerullah, SH, serta undangan dan pegiat Hukum lainya di Indonesia.
Dalam sambutanya, Heru Susetyo mengatakan bahwa Paham Indonesia didirikan atas dasar keinginan luhur untuk menegakan nilai - nilai keadilan dan diharapkan regenerasi di Paham Indonesia harus terus dilanjutkan.
"Mudah- mudahan Paham Indonesia bisa terus komitmen memberikan pelayanan Advokasi demi HAM dan penegakan Hukum di Indonesia," katanya.
Hal senada dikatakan oleh Direktur Paham Indonesia Haerulloh,SH beliau mengatkan bahwa 25 tahun Paham Indonesia berdiri banyak duka dan suka dalam proses penanganan Hukum dan Hak Azasi Manusia di Indonesia.
Banyak masalah penting yang telah di advokasi Paham Indonesia seperti Kasus Rohingya, Muslim Uighur dan pro aktif dalam mendukung kemerdekaan negara Palestina.
Sementara itu ketua Yayasan Paham Indonesia Busyraa Nasution, SH mengungkapkan rasa syukur atas soliditas para pegiat hukum yang ada di Paham Indonesia.
Paham Indonesia adalah lembaga Bantuan hukum.yang concern terhadap hukum dan hak azasi manusia, di dirikan di Jakarta 15 Mei tahun 1999 dengan tujuan adalah membantu masyarakat yang lemah untuk mendapatkan hak - hak hukumnya bukan hanya di Indonesia akan tetapi di beberapa negara di belahan dunia seperti Palestina, Chinna dan Mianmar.