Baca Juga : Koramil Dan DPC Kamtibmas Sibolga Bedah Rumah Warga
Salah seorang kelompok yang terdiri dari 3 orang perempuan dan 2 orang laki laki, Sukri (24) mengatakan bahwa mereka berasal dari desa Sigiring Giring kecamatan Tuka kabupaten Tapanuli Tengah melaksanakan asmara subuh sejak pukul 04.00 WIB ke daerah batu lubang.
"Kami baru pulang Asmarah Subuh bang, dari Batu Lubang, jadi biar cepat, kami lewat Parombunan ini, pertama saya lewat, anak itu tidak ada, yang kedua kawan juga lewat, anak itu tidak ada, kemudian yang ketiga kawan itu lewat, pas ada anak itu langsung kena tabrak," kata Sukri..
Selanjutnya anal itu hampir saja mereka tinggalkan, namun setelah berpikir, akhirnya mereka membawa anak itu ke rumah sakit Metta Medika Sibolga untuk segera diberikan pertolongan.
Motor pelaku yang menabrak bocah 6 tahun berwarna merah
Kepada media, Maulana mengakui bahwa dirinya yang menabrak DVDB dengan menggunakan Sepeda motor Honda Supra x 125 warna Merah dengan nomor polisi BB 5616 MR dan mengaku salah serta bertanggung jawab atas kecelakaan tersebut.
Herlian, kakak korban menceritakan bahwa awalnya dia bersama adiknya sedang nerada di rumah neneknya di depan SMP Negeri 5 Sibolga. Saat itu dia hendak ke kamar mandi, tiba tiba adiknya DVBD pergi keluar, dan terjadilah tabrakan, kemudian selesai dari tolilet dia terkejut melihat adiknya sudah tergeletak di jalan bersimbah darah di kepala.
"Saya kurang tau persis kejadiannya, keluar dari Toilet saya lihat adik saya sudah di jalan, kepalanya terus berdarah," katanya.
Hingga berita ini di terbitkan, DVBD sedang di tangani, dan kepalanya sudah di scanning dan rencananya harus di rawat inap lebih intensif demi keselamatannya.
(Petrus Gulo)
Catatan DVBD singkatan dari Dion vano brianth duha.
Keterangan Gambar
1. DVBD sedang dirawat di RS Metta Medika Sibolga
2. Sepeda motor Supra X 125 BB 5616 MR yang dig