Kamis, 4 Juni 2026

Heboh!  Nama Prabowo Subianto Disebut Dalam Sidang Benur

Photo Author
Agus Irawan, Nawacita Post
- Kamis, 29 April 2021 | 09:18 WIB
Jakarta,  NAWACITAPOST. COM -  Dalam sidang lanjutan kasus suap izin ekspor benih lobster alias benur dengan terdakwa Mantan Menteri KKP Edhy Prabowo pada Rabu (28/4/2021) muncul nama Menteri Pertahanan yang juga Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto dalam perisdangan tersebut.




Hal ini muncul ketika jaksa membeberkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP)  saksi Ardi Wijaya selaku Manajer Ekspor Impor PT Dua Putera Perkasa Pratama (DPPP)  dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta,  Rabu (28/4/2021).



Sementara,  BAP tersebut berisi komunikasi antara Ardi dengan pemilik PT DPPP Suharjito terkait dengan PT Aero Citra Kargo (ACK).

.
"Ini kami tanyakan karena ada di BAP saudara nomor 27, ini saudara di alinea terakhir mengatakan seperti ini, " Suharjito kemudian menimpali bahwa PT ACK itu tidak bisa dipecah oleh orang lain atau dipergunakan ole orang lain karena punya Prabowo khusus, " kata Jakda saat membacakan BAP Ardi Rabu (28/4/2021).



Dalam BAP itu disebutkan juga Suharjito keuntungan PT ACK mencapai Rp 30 miliar per bulan,  dengan asumsis ekspor 1 juta sampai 5 juta per ekor per bulan. 




"Asalnya menurut Suharjito adalah Rp 1,500 x 5 juta ekor,  dan kemudian uang tersebut itu biasanya cash -cash an diambil dari pihak KKP,  ini saya dapat dari omongan grup Peduli kalau sedang ngobrol, " ucap jaksa dalam MEMBACAKAN BAP ardi.



Ardi Menjawab ,nama Prabowo yang dimaksud adalah Menhan Prabowo Subianto hanya saja,  Ardi tidak tahu kebenarannya.



"Kalau yang sayang tangkap beliau pasti mengaitkan itu dengan Pak Prabowo.  Pak Prabowo Menhan ya setahu saya,  Pak Prabowo Subianto.  Karena majalah-majalah sebelumnya itu kan dikaitkan dengan kader atau apa. Tapi saya nggak menanyakan baluk dan memperjelas,  Pak Suharjito yang ngomong, " kata Ardi.





Bantahan Prabowo Subianto


Juru bicara Prabowo Subianto di Kemenhan Dahnil Azhar Simanjuntak membantah soal adanya kepemilikan PT Aero Citra Kargo (ACK)  yang dikaitkan dengan Prabowo.



"Tidak benar,  PT ACK itu bukan milik Pak Prabowo,  dan tidak ada kaitannya dengan Pak Prabowo, " kata Dahnil kepada CNN Indonesia,  Rabu (28/4/2021).






Dahnil mengaku nama Prabowo sering dicatut pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Pihak itu mencantut nama Prabowo hanya untuk kepentingan pribadi mereka.

 

"Ya nama Pak Prabowo sering diacatut orang-orang tertentu untuk kepentingan pribadi mereka kita sangat sayangkan hal itu, " jelasnya.

 

Untuk diketahui,  atas perkara ini,  mantan Menteri KKP yang juga politisi Partai Gerindra,  Edhy didakwa menerima suap sebesar U$77 ribu atau sekitar Rp 1,12 miliar dan RP 24,625.587.250 dari lobster dan izin ekspor Benih Benih Lobster (BBL).





Uang sebesar US$77 ribu diterima Edhy dari pemilik PT DPPP Suharjito. Sementara uang Rp24,6 miliar diterima dari Suharjito dan para eksportir benih lobster lainnya.

 

Edhy didakwa melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 11 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 65 ayat (1) KUHP.






Editor: Agus Irawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini