Sementara agenda “Talenta Tumbuh” difokuskan pada regenerasi. PAMDI Jatim akan mendorong pencarian dan pembinaan talenta, pendidikan, kompetisi serta penyediaan ruang dan panggung bagi generasi baru di dunia musik dangdut.
Sedangkan “Seniman Sejahtera” menyasar aspek yang lebih luas, mulai profesionalisme, perlindungan karya, perluasan panggung hingga penguatan ekonomi kreatif dan kesejahteraan pelaku musik serta grup dangdut.
Elvira juga mengingatkan seluruh pengurus agar tidak menjadikan organisasi sekadar tempat mencari manfaat pribadi. Sebaliknya, setiap pengurus harus memiliki kesadaran untuk memberikan kontribusi terhadap organisasi.
“PAMDI merupakan rumah bersama seluruh insan musik. Jangan hanya bertanya apa yang bisa kita dapatkan dari PAMDI, tetapi apa yang bisa kita berikan untuk PAMDI,” ujarnya.
Ia pun menyerukan kekompakan di seluruh tingkatan kepengurusan, baik DPD maupun DPC. Menurutnya, perbedaan pandangan merupakan sesuatu yang wajar dalam organisasi, tetapi tidak boleh menjadi alasan untuk terpecah.
“Beda suara boleh, beda pendapat boleh, tetapi jangan sampai berbeda hati,” tegas Elvira.
Ia berharap jajaran pengurus, senior dan penasihat dapat bekerja bersama membangun PAMDI yang tertib, profesional dan terbuka. Organisasi juga diharapkan mampu menyediakan ruang lebih luas bagi seniman serta talenta-talenta baru.
Elvira menilai dangdut memiliki kekuatan yang jauh lebih besar dibanding sekadar musik hiburan. Menurutnya, dangdut dapat menjadi bagian dari gerakan kebudayaan sekaligus mendukung pariwisata dan ekonomi kreatif.
“Dangdut bukan hanya untuk menghibur, tetapi juga dapat menggerakkan kebudayaan, pariwisata, ekonomi kreatif dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Pesan serupa disampaikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melalui Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jatim Isa Anshori. Khofifah menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus DPD dan DPC PAMDI se-Jawa Timur yang baru dilantik.
Khofifah berharap kepengurusan baru PAMDI semakin solid dan profesional serta mampu memberikan kontribusi nyata terhadap kemajuan seni dan budaya Jawa Timur.
Menurutnya, pelantikan bukan sekadar seremoni organisasi. Momentum tersebut merupakan awal dari amanah dan tanggung jawab untuk memperkuat keberadaan para pelaku seni sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi kreativitas.
Khofifah juga memberikan apresiasi kepada Ketua DPP PAMDI H. Rhoma Irama. Ia menyebut Rhoma bukan hanya legenda musik dangdut, tetapi juga dikenal sebagai seniman, penyanyi dan ulama.
Ia berharap PAMDI Jatim dapat terus mendorong perkembangan musik dangdut sekaligus memperkuat eksistensinya sebagai bagian dari kekayaan seni dan budaya Indonesia.
Sementara itu, Ketua DPP PAMDI H. Rhoma Irama menegaskan bahwa musik tidak semata-mata merupakan sarana hiburan. Menurutnya, musik memiliki tanggung jawab moral kepada Tuhan dan manusia.