NAWACITAPOST.COM - Larangan yang diberlakukan komposer Ari Bias kepada Agnez Mo menjadi bentuk protes dan upaya nyata untuk melindungi hak ekonomi para komposer.
Dalam konteks ini, Ari Bias mengatakan direct license menjadi alat yang digunakan oleh komposer untuk menegaskan persyaratan tertentu terkait penggunaan lagu-lagu ciptaannya, dengan harapan mendapatkan royalti yang seharusnya diterima.
Keputusan ini tidak hanya memberikan dampak pada Agnez Mo sebagai penyanyi, tetapi juga menggambarkan semangat perjuangan komposer Indonesia yang berupaya keras untuk mendapatkan hak ekonomi yang adil dalam industri musik.
Dengan kontroversi ini, diharapkan masyarakat dan pelaku industri dapat lebih memahami pentingnya memberikan penghargaan ekonomi yang setimpal kepada para seniman dan pencipta lagu.
Dalam kasus Agnez Mo, Ari Bias mengungkapkan bahwa penyanyi tersebut dan manajemennya kurang responsif terhadap kondisi ekonomi para pencipta lagu.
Kesenjangan royalti yang diakui Ari Bias sebagai masalah serius, menjadi pemicu keputusannya untuk melarang Agnez Mo membawakan lagu-lagu ciptaannya di atas panggung.
"Sudah saya sampaikan sejak Juli 2023, bahwa saya memberlakukan direct license untuk lagu-lagu saya kepada penyanyi-penyanyi yang membawakan lagu saya," ujarnya kepada awak media di Jakarta, belum lama ini.
"Salah satunya adalah Agnes Monica. Manajemen Agnez Mo kurang responsif, kurang punya semangat seperti yang lain, bahwa kondisi pencipta lagu ini mereka sedang tidak baik-baik saja," kata Ari Bias.
Menanggapi ketidaksetujuan tersebut, Ari Bias memutuskan untuk memberlakukan larangan, menghalangi Agnez Mo untuk menyanyikan lagu-lagu karyanya yang sudah terkenal hingga mancanegara bahkan sering dilantunkan di atas panggung.
Berikut adalah lagu-lagu yang dilarang tersebut:
1. Bilang Saja
Artikel Terkait
Menelusuri Kabar Pernikahan Naysila Mirdad: Calon Suami, Arfito Hutagalung Ternyata Bukan Orang Sembarangan
Naysila Mirdad dan Arfito Hutagalung: Doa untuk Pernikahan dan Tradisi Keluarga yang Hangat
Pernikahan Bahagia Budi Djiwandono, Keponakan Prabowo Subianto: 25 Tahun Persahabatan dan Mamadu Kasih
Momen Bahagia: Budi Djiwandono Resmi Menikah, Kebersamaan Bersama Prabowo Subianto Terabadikan. Ini Rekam Jejak dan Riwayatnya
Komposer Ari Bias Keluarkan Ultimatum untuk Agnez Mo: Larangan Membawakan Lagu Tanpa Persetujuan Direct License