Sementara itu, Pabrik Gula memperkenalkan Maharatu, entitas mistis yang menguasai pabrik dan memerintah barisan makhluk halus untuk meneror para pekerja.
Pemicu teror pun memiliki perbedaan mendasar. Dalam KKN di Desa Penari, teror dipicu oleh pelanggaran adat yang dilakukan Bima dan Ayu di tempat terlarang.
Sedangkan di Pabrik Gula, bencana mistis terjadi karena pelanggaran jam operasional dan tindakan sembrono Hendra serta Naning yang melewati batas larangan.
Meski punya sejumlah persamaan, keduanya menyuguhkan ciri khas masing-masing. KKN di Desa Penari unggul dalam kesetiaan pada cerita asli dan penggambaran suasana desa yang mencekam, sementara Pabrik Gula hadir dengan cerita baru yang segar, latar industrial yang unik, serta karakter Maharatu yang tak kalah menyeramkan.
Artikel Terkait
The Heritage Palace, Dulu Pabrik Gula Gembongan Sekarang Bangunan Bersejarah Ala Belanda
Polres Blitar Lakukan Pengamanan di Objek Vital Nasional Pabrik Gula PT. RMI
Keren! Film 'Pabrik Gula' Siap Tayang Lebaran 2025, Mulai dari Amerika hingga Indonesia
Film Horor 'Pabrik Gula' Siap Menghantui Bioskop Indonesia dan Amerika, Simak Sinopsisnya!
Sangat Mencekam, Ini Daftar Pemain Film 'Pabrik Gula', Berdasarkan Kisah Nyata