NAWACITAPOST.COM - Putri Handayani, pendaki gunung asal Serdang Bedagai, Sumatra Utara, berhasil mencapai titik paling selatan Bumi pada hari Kamis, 28 Desember 2023, pukul 13.00 waktu Punta Arenas, Cile.
Usaha tidak menghianati hasil, itulah pepatah yang pantas di berikan untuk Putri, sebab usahanya itu tidak sia-sia dan ia berhasil mencapai puncang kutub selatan.
Sementara dibalik usahanya ada beberapa persiapan sebelum melakukan Perjalanan mencapai Kutub Selatan.
Mengutip dari akun Youtube Jelajar Putri, ia kerap membagikan pengalaman saat ia menuju kutub selatan.
Baca Juga: Putri Handayani Jadi Orang Indonesia Pertama yang Sampai Puncak Kutub Selatan
Sebelum menjelajahi Kutub Selatan, Putri melakukan persiapan fisik dan mental agar kuat berada di tempat dengan suhu mencapai -25 derajat celsius.
"Kalau akses ke gunung deket, ya paling baik naik gunung. Kalau nggak, (bersiap) melakukan stimulasi kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan nanti (saat penjelajahan)," ujarnya, dikutip dari siaran akun YouTube Jelajah Putri.
Putri menjelaskan, dia melakukan persiapan fisik terus-menerus dengan lari dan naik tangga.
Kemudian, dia pergi ke Swiss dan Perancis untuk berlatih teknis menggunakan ski serta berada di wilayah salju yang dingin.
Baca Juga: Yuk Cobain! Inilah 5 Restoran Jepang di Jogja yang Rasanya Bikin Nagih
Dia juga berlatih menyesuaikan diri berada di tempat dengan suhu ekstrem. Karena dia harus menyesuaikan dengan Antartika yang tidak pernah mengalami malam.
Kondisi ini sempat membuat Putri kesulitan karena dia tidak bisa tidur saat ada sinar Matahari meskipun tubuh terasa lelah.
Putri memulai perjalanan ke Kutub Selatan pada 21 Desember 2023. Dia harus terbang ke titik 89° S di Kutub Selatan dan kemudian menarik sled atau kereta luncur sejauh 2,74 km.
Perjalanan hari kedua dilanjutkan dengan ski sejauh 8,5 km dengan suhu -25 derajat celsius. Saat itu, kondisinya berangin dan Matahari tertutup awan.