NAWACITAPOST.COM - Malam Lailatul Qadar adalah malam yang sarat kemuliaan dan keberkahan, menjadi saat yang paling dinantikan umat Islam selama bulan Ramadan.
Pada malam ini, diyakini Allah SWT menurunkan wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril.
Tak hanya itu, malam ini juga disebut sebagai malam penuh ampunan, di mana segala doa yang dipanjatkan dengan sungguh-sungguh akan diijabah.
Lalu, bagaimana kita bisa mengetahui datangnya malam Lailatul Qadar? Rasulullah SAW telah menjelaskan beberapa tanda khusus yang dapat dikenali.
Tanda-Tanda Datangnya Malam Lailatul Qadar
Mengacu pada penjelasan dalam buku Seri Fiqih Kehidupan karya Ahmad Sarwat, berikut beberapa ciri khas malam penuh berkah ini:
-
Suasana Malam yang Tenang dan Pagi yang Damai
Malam Lailatul Qadar ditandai dengan udara yang sejuk, tidak terlalu panas maupun dingin. Malam terasa damai dan tenteram. Rasulullah SAW bersabda:
"Lailatul Qadar adalah malam yang penuh ketenangan, tidak panas dan tidak dingin. Keesokan paginya, matahari terbit dengan sinar lembut berwarna kemerahan." (Hadis Hasan) -
Matahari Terbit dengan Cahaya Lembut
Di pagi harinya, sinar matahari tidak menyilaukan dan terlihat lembut. Sebagaimana disebutkan dalam hadis:
"Di pagi hari setelah Lailatul Qadar, matahari terbit tanpa sinar menyilaukan, tampak seperti nampan." (HR Muslim) -
Dapat Terlihat dalam Mimpi
Beberapa sahabat Nabi SAW pernah menyaksikan malam Lailatul Qadar melalui mimpi. Hal ini menunjukkan bahwa Allah SWT memberikan karunia kepada sebagian orang untuk merasakannya secara batiniah. -
Bulan Muncul Seperti Separuh Nampan
Dalam sebuah riwayat, Rasulullah SAW pernah menyebutkan tanda Lailatul Qadar terkait bentuk bulan. Abu Hurairah RA mengatakan:
"Kami pernah berdiskusi tentang Lailatul Qadar di dekat Rasulullah SAW. Beliau bersabda, 'Siapa di antara kalian yang ingat saat bulan muncul dalam bentuk setengah nampan?'" (HR Muslim) -
Langit Cerah dan Malam Penuh Ketenangan
Malam ini biasanya cerah, tanpa awan, hujan, atau angin kencang. Udara terasa nyaman dan tidak ekstrem. Dalam hadis riwayat Ahmad, Rasulullah SAW bersabda:
"Malam Lailatul Qadar adalah malam yang cerah, bagaikan bulan purnama, tidak panas, tidak dingin, dan tidak berawan. Di pagi harinya, matahari terbit dengan lembut tanpa cahaya menyilaukan." -
Rasa Nikmat dalam Beribadah
Selain tanda alam, orang yang mendapatkannya biasanya akan merasakan ketenangan hati dan kenikmatan saat beribadah. Hati terasa khusyuk, doa-doa mengalir dengan lancar, dan ada kedamaian yang tak biasa dibanding malam-malam lainnya.
Kapan Malam Lailatul Qadar Terjadi?
Meskipun tanggal pastinya tidak pernah diketahui secara pasti, malam Lailatul Qadar diyakini terjadi di sepuluh malam terakhir Ramadan, khususnya pada malam-malam ganjil seperti malam ke-21, 23, 25, 27, atau 29.