TANGERANG, NawacitaPost.com – Sebanyak 50 (lima puluh) Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Kelas I Tangerang diwisuda sebagai Kader Dai, Kamis, (03/02).
Hal ini tentunya menjadi salah satu indikator keberhasilan Lembaga Pemasyarakatan sebagai sebuah Lembaga Pembinaan, bukan sebagai tempat penghukuman.
“Warga Binaan selalu mendapatkan kapasitas yang lebih dalam hal Pembinaan, melebihi kapasitas yang diberikan bagi jajaran Petugas Pemasyarakatan. Ini menunjukan jika Pemasyarakatan berkomitmen untuk membuat mereka siap kembali ke tengah masyarakat”, ujar Kepala Kanwil Kemenkumham Banten, Tejo Harwanto.
Tejo Harwanto menceritakan, sebelumnya, 50 (lima puluh) Warga Binaan ini telah mengikuti Pendidikan Kader Dai yang terselenggara atas kerjasama Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan Yayasan Dompet Dhuafa selama lebih kurang 6 (enam) bulan.
“Kami meyakini, selama 6 (enam) bulan mengikuti Pendidikan Kader Dai, Warga Binaan yang mengikuti Pendidikan telah diberikan materi dari Narasumber yang kompeten di bidangnya masing-masing’, ujarnya.
Tejo Harwanto berharap, setelah melalui Prosesi Wisuda ini para Kader Dai dapat berbaur dengan seluruh Warga Binaan di Lapas Kelas I Tangerang untuk menyebarkan kebaikan melalui Dakwah yang disampaikannya.
“Berikan dampak positif kepada lingkungan Lapas. Dan jika saatnya nanti Saudara kembali ke masyarakat, buktikan bahwa Saudara memiliki kemampuan yang cukup untuk memberikan sesuatu yang positif kepada masyarakat”, sambungnya.
Bertempat di Aula Terbuka Lapas Kelas I Tangerang, Wisuda Akbar turut dihadiri oleh Direktur TI dan Kerjasama Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Dodot Adikoeswanto dan Direktur Budaya, Dakwah dan Pelayanan Masyarakat Yayasan Dompet Dhuafa, Ahmad Shonhaji serta Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH. Muhammad Cholil Nafis. (Humas Kanwil Banten)