NAWACITAPOST.COM — Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Masjid Raya Nurul Wathon, Jumat (15/5/2026). Untuk pertama kalinya dalam sejarah, masjid megah kebanggaan warga Bogor, Jawa Barat ini menjadi saksi keberangkatan ratusan jamaah haji Kloter 21 menuju Tanah Suci.
Pelepasan dilakukan langsung oleh Rudy Susmanto Bupati Bogor, didampingi jajaran Forkopimda dan Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor. Momen ini menandai babak baru dalam manajemen pelayanan haji di Bumi Tegar Beriman.
Pindah Lokasi: Dari Gedung Pemerintahan ke Rumah Tuhan
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang berpusat di Gedung Tegar Beriman, lokasi pemberangkatan kali ini dialihkan. Keputusan ini diambil seiring dengan adanya proses renovasi besar-besaran di Gedung dan Alun-Alun Tegar Beriman.
Baca Juga: Rayakan HUT RI ke-81, PSHT Pusat Madiun Tantang Kreativitas Digital dengan Total Hadiah Rp28,5 Juta!
Namun, bagi Bupati Rudy Susmanto, pengalihan ini bukan sekadar solusi teknis, melainkan wujud nyata manfaat infrastruktur religi bagi masyarakat.
"Masjid Raya Nurul Wathon yang kami bangun pada 2025 kini memberikan manfaat positif yang luas. Bukan hanya tempat ibadah, tapi juga menjadi pusat kegiatan umat, termasuk pelepasan tamu-tamu Allah hari ini," ujar Rudy Susmanto.
Visi 2028: Menuju Pusat Layanan Haji Terintegrasi
Pemerintah Kabupaten Bogor ternyata tidak berhenti di sini. Bupati Rudy memaparkan rencana ambisius untuk meningkatkan kenyamanan jamaah di masa depan. Kawasan Stadion Pakansari dan Masjid Nurul Wathon diproyeksikan menjadi Pusat Pelayanan Haji dan Umrah Terpadu.
Rencana Strategis Layanan Haji Bogor:
- Tahun 2027: Memulai pembangunan asrama haji mandiri.
- Tahun 2028: Target operasional penuh. Jamaah nantinya tidak lagi hanya berkumpul untuk naik bus, tapi akan mendapatkan layanan satu pintu (integrated service) di asrama haji yang berdampingan dengan masjid.
Harapan untuk Jamaah
Dalam sambutannya, Bupati berharap agar seluruh infrastruktur yang telah dan akan dibangun dapat terus membawa kebermanfaatan bagi masyarakat luas. Ia juga mendoakan agar jamaah Kloter 21 diberikan kelancaran, kesehatan, dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.
"Mudah-mudahan seluruh ikhtiar pembangunan ini mempermudah masyarakat dalam beribadah," pungkasnya.(Basirun)
Artikel Terkait
Skandal "Data Gaib" Padangsidimpuan: Presiden Prabowo Ditipu, Rakyat Dikhianati!
Melawan Mustahil, Menjemput Aspal di Tengah Paceklik Anggaran
Aksi Nyata Kemanusiaan: DPC PPWI Pesawaran Bergerak Bantu Bangun Kembali Rumah Warga yang Roboh
Kedaulatan Di Atas Tanah Ngudikan, Titik Balik Swasembada dari Jantung Nganjuk
Perkuat Sinergi, DPD HIMNI Kepri Matangkan Strategi Sosial untuk Masyarakat Nias di Tanah Rantau