ekonomi

Tembus Pasar Amerika, Kanwil Bea Cukai Jateng DIY Pacu Ekspor Tegal Mendorong Raksasa

Senin, 28 September 2026 | 20:40 WIB

NAWACITAPOST.COM — Mainan anak-anak, tenda, kostum, hingga dekorasi festival buatan Kabupaten Tegal kini siap bersiap menguasai pasar internasional.
 
Langkah besar ini terwujud usai Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta resmi memberikan izin fasilitas Kawasan Berikat kepada PT Playworks Industry Indonesia.

Langkah strategis Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta ini memicu lonjakan eksponensial bagi manufaktur lokal yang menyasar Amerika Serikat sebagai pasar utamanya.
 
Baca Juga: Tragedi Berkas Kejaksaan: Anggota Polsek Sunda Kelapa Gugur Ditabrak Truk
 
Kapasitas produksi perusahaan yang tercatat sebesar 396.000 pcs pada 2026 diproyeksikan meroket lebih dari lima kali lipat menjadi 2.112.000 pcs pada 2030.

Kepala Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta, Agus Yulianto, menegaskan komitmen pihaknya dalam mengawal pertumbuhan industri berorientasi ekspor tersebut.

"Persetujuan kawasan berikat ini menjadi salah satu bentuk dukungan Bea Cukai terhadap pengembangan industri berorientasi ekspor sekaligus mendorong peningkatan investasi dan penyerapan tenaga kerja di daerah," ungkap Agus Yulianto.

Dampak fasilitas kepabeanan ini tidak main-main. Seiring bertambahnya kapasitas produksi, nilai investasi PT Playworks Industry Indonesia diproyeksikan melesat tajam dari Rp15 miliar pada 2026 menjadi Rp60,67 miliar pada 2030.
 
Baca Juga: Duka Nasional: Jenazah Guruh Soekarnoputra Dikebumikan di Samping Makam Ibunda Fatmawati

Ledakan investasi tersebut membawa angin segar bagi penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Tegal. Tenaga kerja yang diserap diproyeksikan melonjak drastis dari 197 karyawan pada 2026 menjadi 1.520 karyawan pada 2030, menciptakan efek berganda yang nyata bagi perekonomian warga sekitar.

Menariknya, seluruh hasil produksi dialokasikan 100 persen untuk pasar ekspor Negeri Paman Sam, sehingga mampu mendongkrak devisa negara tanpa mengganggu keseimbangan pasar dalam negeri.

"Dengan fasilitas kawasan berikat, perusahaan memperoleh dukungan dalam menjalankan kegiatan industri yang berorientasi ekspor. Fasilitas ini diharapkan dapat membantu meningkatkan efisiensi proses produksi dan memperkuat daya saing perusahaan di pasar global. Bagi Kabupaten Tegal, keberadaan perusahaan berorientasi ekspor seperti PT Playworks Industry Indonesia menjadi peluang untuk memperkuat peran daerah dalam rantai pasok industri global," jelas Agus.

Agus menambahkan, langkah Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta dalam memberikan fasilitas ini bukan sekadar urusan administrasi, melainkan bentuk penguatan ekosistem industri nasional.
 
Baca Juga: Indonesia Kehilangan Sang Maestro Seni: Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun

"Bagi Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta, pemberian fasilitas tidak sekadar mengenai kemudahan dalam proses kepabeanan, tetapi juga diarahkan untuk memberikan kepastian dan dukungan bagi dunia usaha, khususnya industri yang memiliki orientasi ekspor," ujarnya.

Sinergi antara fasilitas kepabeanan dan optimisme industri ini membuktikan bahwa dari jantung Kabupaten Tegal, produk lokal mampu menembus ketatnya pasar Amerika Serikat dan berkibar gagah di panggung global.

Tags

Terkini