ekonomi

Bupati Anton Hidupkan Kembali Nadi Pasar Modern Pasir Pengaraian, Dirut BUMD Perumda RHJ : PAD Hampir Rp 20 Miliar

Jumat, 17 April 2026 | 15:26 WIB
Foto Bersama Bupati Anton, Ketua DPRD Hj Sumiartini, Dirut Imran Tambusai Dan Jajaran Pengurus BUMD Perumda RHJ (Diskominfo Rohul )
NAWACOTAPOST.COM - ROKAN HULU  – Mentari Jumat pagi di halaman Pasar Modern Pasir Pengaraian. Tak hanya riuh rendah tawar-menawar yang terdengar, namun lantunan doa yang khusyuk membumbung ke langit Rokan Hulu (Rohul). Di bawah tenda sederhana, Bupati Rohul H. Anton, ST, MM, duduk bersama masyarakat dan jajaran pejabat daerah dalam sebuah ritual spiritual: Syukuran dan Doa Bersama. Di halaman pasar modern, Jumat (17/4/2026). 
 
​Bagi banyak orang, pasar adalah soal transaksi ekonomi. Namun bagi Anton, Pasar Modern Pasir Pengaraian adalah sebuah amanah yang sedang diupayakan "nyawanya" kembali.
​Dalam sambutannya yang penuh kejujuran, Bupati Anton membuka tabir di balik pelaksanaan acara ini. Ia mengakui bahwa selama ini pemerintah daerah dan Perumda Rokan Hulu Jaya (RHJ) telah melakukan berbagai upaya teknis dan lobi-lobi bisnis untuk memajukan pasar tersebut.
 
 
​"Saya secara pribadi bersama Direktur sudah berkali-kali mencoba negosiasi dengan pengusaha. Membawa calon investor masuk, namun hasilnya selalu mentok (buntu)," ungkap Anton di hadapan para undangan.
 
​Kebuntuan demi kebuntuan itu membawa sang Bupati pada sebuah perenungan mendalam. Sebagai manusia, ia menyadari bahwa ada dimensi yang lebih tinggi dari sekadar hitung-hitungan angka di atas kertas.
 
​"Mungkin ada khilaf dari pemerintah, atau kesalahan manajemen yang kita tidak tahu. Makanya, saya berpikir kita harus kembali bersyukur dan memohon kepada Allah SWT agar segala sumbat yang ada bisa terbuka," tambahnya dengan nada rendah hati.
 
​Acara yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri oleh tokoh-tokoh penting Negeri Seribu Suluk, di antaranya: Hj. Sumiartini (Ketua DPRD Rohul), ​Drs. H. Yusmar, M.Si (Pj Sekda Rohul), ​Ustadz Baihaqi (Ketua Baznas Rohul), ​Desmelati (Rektor Rokania), ​Serta unsur TNI/Polri dan Direktur Perumda RHJ Imran Tambusai , S E., M.M., bersama jajarannya dan masyarakat sekitar.
 
​Kehadiran para tokoh ini menunjukkan sinergi kuat bahwa kemajuan ekonomi kerakyatan melalui pasar modern adalah tanggung jawab kolektif, bukan hanya beban satu pihak.
​Setelah doa dipanjatkan, kegiatan dilanjutkan dengan makan bersama. Suasana hangat tercipta antara pemimpin dan rakyatnya. Tidak ada sekat, hanya ada satu harapan yang sama: Pasar Modern harus kembali berjaya.
 
 
​Kegiatan ini bukan sekadar seremoni tanpa makna. Ini adalah bentuk penyerahan diri (tawakal) setelah ikhtiar maksimal dilakukan. Dengan bersatunya doa pemerintah dan masyarakat, diharapkan hambatan-hambatan yang selama ini mengunci perkembangan pasar dapat segera terurai.
 
​Kini, warga Pasir Pengaraian menaruh asa. Semoga melalui ketulusan doa di hari Jumat yang berkah ini, Pasar Modern tidak hanya megah secara fisik, tetapi juga riuh oleh kesejahteraan para pedagang dan kemudahan bagi pembelinya. 
 
Optimisme baru juga ditiupkan oleh Direktur BUMD Perumda RHJ, Imran Tambusai. Dalam momentum bersejarah syukuran pertama di kantor BUMD sejak 25 tahun berdiri ia memaparkan peta jalan masa depan perusahaan daerah tersebut.
 
​Perumda RHJ kini tidak lagi hanya terpaku pada pasar, tetapi mulai menggurita ke berbagai sektor produktif seperti ​Batik Rohul: Pelestarian budaya sekaligus komoditas ekonomi, ​PIC Sepeda Motor: Unit usaha jasa yang mulai berkembang, ​Rohul Pangan Mandiri: Unit usaha baru yang akan segera diluncurkan.
 
​"Tujuan usaha pangan ini adalah menekan inflasi dan memutus rantai monopoli harga di Rohul. Kami berencana menggelar pasar murah setiap minggu di desa-desa dan kecamatan," jelas Imran.
​Meski menghadapi tantangan besar di sektor pasar modern, secara finansial Perumda RHJ menunjukkan performa yang mengejutkan. Di bawah kepemimpinan Imran Tambusai yang baru setahun, BUMD ini telah membuktikan diri sebagai "mesin uang" bagi daerah.
 
"Pasar Modern ini adalah ikon strategis. Harapan Pak Bupati dan kita semua, ke depan BUMD ini bukan hanya megah secara fisik, tapi benar-benar menjadi pusat perdagangan produk domestik maupun luar daerah," tuturnya.
 
Lanjut Direktur BUMD Perumda RHJ, selama dirinya memimpin perusahaan kebanggaan Kabupaten Negeri Seribu Suluk tersebut, terus melakukan upaya untuk menggenjot peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sebagai komitmen seluruh Pengurus BUMD Perumda RHJ memberikan Devident setiap tahunnya.
 
Sebagai informasi, sambung Imran Tambusai, Perumda RHJ dari berbagai usaha yang ada telah memberikan PAD hampir Rp 17 Miliar pada tahun 2024, pada tahun 2025 sebesar Rp 2.6 Miliar, kemudian sesuai dengan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) akhir Tahun 2025 lalu, BUMD Perumda RHJ akan mencapai 2.1 Miliar. Keseluruhan sejak tahun 2026 ini, hampir Rp 20 Miliar.
 
'Insya Allah kedepannya lagi, kami dari BUMD Perumda RHJ berkomitmen terus meningkatkan PAD Kabupaten Rokan Hulu dari berbagai perusahaan yang terus kita lakukan bersama Bapak Bupati dan Wakil Bupati Rokan Hulu.' pungkasnya.

Tags

Terkini