ekonomi

Jaga Daya Beli Saat Ramadan, Wali Kota Bekasi Resmikan Pasar Murah Bersubsidi 2026

Kamis, 5 Maret 2026 | 16:34 WIB
Ilustrasi Wali Kota Bekasi Resmikan Pasar Murah Bersubsidi 2026 (Ai)

NAWACITAPOST.COM — Pemerintah Kota Bekasi resmi meluncurkan program Pasar Murah Bersubsidi Tahun Anggaran 2026 sebagai langkah konkret intervensi ekonomi disaat momentum bulan suci Ramadan.

Acara pembukaan dipimpin langsung oleh Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, di Halaman Kantor Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi pada Selasa (03/03/26).

​Kegiatan ini merupakan respon strategis pemerintah daerah terhadap fenomena kenaikan harga bahan pokok yang kerap terjadi pada momentum bulan Ramadan, yang sering kali menekan daya beli masyarakat berpenghasilan rendah.

Baca Juga: Perkuat Kepercayaan Publik, Diskominfo Depok Didorong Sajikan Informasi Berbasis Data dan Riset

Subsidi Signifikan untuk Ringankan Beban Warga

​Dalam program tahun ini, Pemerintah Kota Bekasi mendistribusikan total 19.417 paket sembako yang tersebar di 12 kecamatan. Khusus untuk wilayah Kecamatan Bekasi Timur, pemerintah mengalokasikan sebanyak 2.362 paket.

Setiap paket sembako yang disediakan memiliki komposisi sebagai berikut:

  • Beras Premium (5 Kilogram)
  • Minyak Goreng Premium (1 Liter)
  • Gula Pasir (1 Kilogram)
  • Tepung Terigu (1 Kilogram)

​Wali Kota menjelaskan bahwa nilai pasar normal untuk paket tersebut mencapai Rp121.500. Namun, melalui skema subsidi sebesar Rp51.500 dari APBD, masyarakat hanya perlu menebusnya dengan harga Rp70.000 per paket.

​“Pasar murah ini bukan sekadar program rutin, tetapi bentuk nyata keberpihakan pemerintah kepada masyarakat. Kami ingin memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau, terutama saat permintaan meningkat di bulan Ramadhan,” ujar Tri Adhianto di sela-sela peninjauan lokasi.

Strategi Pengendalian Inflasi Daerah

​Selain membantu dapur rumah tangga, Tri Adhianto menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari instrumen pengendalian inflasi daerah. Dengan adanya intervensi stok di tingkat kelurahan, diharapkan harga komoditas di pasar konvensional tetap stabil dan tidak mengalami lonjakan drastis.

Baca Juga: Ketua DPRD Kota Bekasi Kawal Perencanaan Strategis Diskopukm TA 2027

​“Kita ingin menjaga stabilitas ekonomi daerah. Dengan langkah konkret seperti ini, daya beli masyarakat tetap terjaga dan situasi pasar tetap kondusif,” tambahnya.

Sinergi Lintas Sektor

​Wali Kota juga memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran perangkat daerah, Perum Bulog, dan PT Pos Indonesia yang berkolaborasi dalam pendistribusian logistik. Ia mewanti-wanti agar pelaksanaan di lapangan berjalan transparan dan tepat sasaran.

​“Saya berpesan agar kegiatan dilakukan secara tertib. Manfaat ini harus benar-benar dirasakan oleh warga yang membutuhkan, sehingga nilai kebersamaan dan gotong royong dalam membangun Kota Bekasi yang nyaman dan sejahtera dapat terwujud,” pungkasnya.

Tags

Terkini