NAWACITAPOST.COM — Keberadaan batas negara tak menyurutkan gelora perdagangan internasional di garis terdepan Republik Indonesia.
Bea Cukai Jagoi Babang membuktikan ketangguhannya dalam mengawal sekaligus menggerakkan roda ekonomi perbatasan, dengan berhasil memfasilitasi ekspor komoditas perikanan hingga menembus angka fantastis Rp16,09 miliar ke pasar Malaysia sepanjang Januari hingga Agustus 2026.
Melalui sinergi erat bersama BKHIT Satuan Pelayanan Jagoi Babang di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Jagoi Babang, sebanyak 676,96 ton komoditas perikanan segar dan olahan berhasil melenggang ke pasar mancanegara, berdasarkan unggahan akun Facebook resmi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Rabu (30/9/2026).
Kepala Kantor Bea Cukai Jagoi Babang, Arman Tarmidzi, menyampaikan bahwa komoditas perikanan tersebut dikirim ke Malaysia oleh pelaku usaha umum ataupun usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan produk ekspor cukup beragam.
Produk tersebut, antara lain udang, kepiting, kerang, bawal, kakap, cumi-cumi, tenggiri, kerapu, rajungan, sotong, ikan asin, serta berbagai jenis ikan dan hasil perikanan lainnya.
Arman menyampaikan bahwa fasilitasi ekspor tersebut merupakan bentuk pelaksanaan fungsi Bea Cukai sebagai trade facilitator dan industrial assistance.
Menurutnya, keberagaman komoditas tersebut menunjukkan potensi hasil perikanan dari wilayah perbatasan untuk menembus pasar internasional.
“Kami berupaya memberikan pelayanan dan fasilitasi yang optimal kepada pelaku usaha, termasuk UMKM, sehingga potensi produk perikanan dari wilayah perbatasan dapat memiliki akses pasar yang lebih luas. Sinergi dengan BKHIT Satuan Pelayanan Jagoi Babang juga menjadi bagian penting dalam memastikan kegiatan ekspor berjalan lancar, tertib, dan sesuai dengan ketentuan,” ujarnya.
Baca Juga: Indonesia Kehilangan Sang Maestro Seni: Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun
Arman berharap aktivitas dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan pelaku usaha melalui perluasan akses pasar dan peningkatan nilai ekonomi hasil perikanan.
“Bagi Bea Cukai, kegiatan ini menjadi wujud dukungan terhadap kelancaran perdagangan internasional sekaligus pelaksanaan fungsi pelayanan dan pengawasan kepabeanan. Sementara bagi negara, peningkatan ekspor komoditas perikanan turut mendukung aktivitas perdagangan internasional, perolehan devisa, pemanfaatan potensi sumber daya lokal, serta pertumbuhan ekonomi di kawasan perbatasan,” imbuhnya.
Arman menegaskan Bea Cukai Jagoi Babang akan terus memperkuat sinergi dengan instansi terkait dan memberikan fasilitasi kepada pelaku usaha dalam rangka mendorong peningkatan ekspor dari kawasan perbatasan.
“Melalui pelayanan yang optimal dan kolaborasi lintas instansi, kegiatan ekspor diharapkan semakin berkembang sehingga mampu membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk lokal, meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, serta memberikan kontribusi terhadap perekonomian nasional,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Perkuat Ekonomi Indonesia, Menkeu Suahasil Nazara Ikuti Rapat Terbatas Bersama Presiden Prabowo
Rajut Persatuan, HKNB Tetapkan Panitia 9 dan Gelar Lomba Domino Jelang RUA
Diduga Hancurkan Kawasan Hutan Lindung di Batam, Polhut Temukan Pelanggaran Berat Pengembang
Ingkar Janji Kavling Relokasi, PT SBS Diduga Intimidasi Warga Teluk Bakau Lewat SP1 Sepihak!
Alami Intimidasi Psikis, 271 KK Korban Konflik Lahan Nongsa Minta Perlindungan Walikota Batam