NAWACITAPOST.COM - ROKAN HULU — Senin, 7 September 2026, hamparan sawah hijau di Desa Rambah Baru, Kecamatan Rambah Samo, berubah menjadi lautan emas padi yang siap dipanen. Di tengah kegembiraan para petani, Bupati Rokan Hulu, Anton, S.T., M.M., memegang tongkat padi dengan senyum lebar — bukan sekadar memanen hasil bumi, melainkan memanen hasil kerja keras, keseriusan, dan komitmen nyata pemerintahan Rohul di bawah duet Bupati Anton dan Wakil Bupati Syafaruddin Poti untuk mewujudkan Rokan Hulu Maju.
Panen bersama ini bukan sekadar seremoni. Angka yang tercatat berbicara sendiri: produktivitas padi di Desa Rambah Baru melonjak signifikan mencapai 8,9 ton per hektar, naik tajam dibandingkan tahun 2025 yang masih di angka 6,92 ton/ha. Sebuah lompatan yang membuktikan bahwa kebijakan pertanian yang digagas Bupati Anton dan didukung penuh oleh Wakil Bupati Poti berjalan pada jalur yang tepat — berbasis data, berpihak pada petani, dan berorientasi pada ketahanan pangan daerah.
Foto Bupati Anton Saat Panen Padi Menggunakan Traktor (Diskominfo Rohul )
Visi Bersama: Pertanian sebagai Tulang Punggung Kemajuan Rohul. Kepemimpinan Anton–Poti sejak awal menempatkan pertanian bukan sekadar sektor ekonomi biasa, melainkan fondasi utama pembangunan dan kemandirian daerah. Di tengah dinamika ekonomi yang berubah-ubah, pertanian tetap menjadi benteng yang menjaga kestabilan sosial dan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga : bayar-pajak-lebih-mudah-dan-praktis-lewat-samsat-drive-thru-cek-lokasinya
“Kita ingin Rambah Baru tidak hanya menjadi sentra pertanian, tetapi berkembang menjadi kawasan agrowisata dan edukasi pertanian terpadu — yang mengintegrasikan pertanian, perkebunan, pariwisata, hingga infrastruktur,” ujar Bupati Anton, menegaskan visi jangka panjang yang menjadi kesepakatan bersama dengan Wakil Bupati Poti.
Foto Bupati Anton Bersama Forkopimda dan Petani Saat Panen Padi (Diskominfo Rohul )
Visi ini tercermin dalam langkah konkret yang dijalankan: Pertama, penyuluran bantuan benih untuk 400 hektar lahan di Rokan Hulu, dengan penekanan khusus 170 hektare di Kecamatan Rambah Samo. Kedua, pemberian 20 set alat mesin pertanian (Alsintan) modern kepada Kelompok Tani Agri Pondok, lengkap dengan bantuan pupuk NPK dari kemitraan CSR Perumda Rohul Hutan Jaya — bukti sinergi pemerintah, BUMD, dan dunia usaha.
Ketiga, penerapan teknologi modern, pengembangan benih unggul, pengendalian hama terpadu, dan peningkatan indeks pertanaman — paket lengkap yang dirancang untuk menaikkan rata-rata produktivitas daerah menjadi 5,5 ton/ha pada tahun 2026.
Baca Juga : dampak-erupsi-anak-krakatau-capai-bekasi-wali-kota-imbau-warga-tetap-tenang
Foto Bupati Anton Bersama Forkopimda Serahkan Bantuan Petani Saat Panen Padi (Diskominfo Rohul )
Sinergi Anton–Poti: Menggandeng Semua Pihak untuk Petani. Kehadiran jajaran pejabat tinggi dalam kegiatan ini — mulai dari Ketua DPRD Rohul Hj. Sumiartini, Perwira Polres dan Kejari Rohul, Ketua KTNA Rohul, Kepala Dinas Tanaman Pangan, hingga Camat Rambah Samo — menunjukkan bahwa agenda ketahanan pangan bukan urusan satu orang atau satu dinas saja. Di bawah kepemimpinan Anton dan Poti, pembangunan pertanian menjadi gerakan bersama lintas sektor.
Bupati Anton menegaskan: “Panen hari ini adalah bukti nyata bahwa kerja keras melahirkan hasil. Dari tangan para petani, kita tidak hanya menghasilkan pangan, tetapi juga menjaga kemandirian daerah. Pertanian harus menjadi kekuatan ekonomi sekaligus fondasi utama ketahanan pangan Rokan Hulu," kata Bupati Anton, Senin (7/9).
Perhatian terhadap petani tidak berhenti di panen. Pemerintah Rohul terus memetakan potensi lahan sawah: dari total luas baku lahan sawah 1.432 hektar, lahan aktif mencapai ±1.100 hektar yang tersebar di 8 kecamatan — dengan Kecamatan Rambah Samo sendiri menyumbang 467,75 hektar dan Desa Rambah Baru 129 hektar. Data tahun 2025 menunjukkan total luas panen mencapai 3.520,4 hektar dengan produksi 18.390,62 ton GKP, yang menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk menyusun program yang lebih presisi dan menyentuh kebutuhan petani secara langsung.
Foto Bupati Anton Bersama Forkopimda dan Petani Saat Panen Padi (Diskominfo Rohul )
Rokan Hulu Maju: Pertanian Kuat, Rakyat Sejahtera. Keberhasilan panen di Rambah Baru adalah satu dari sekian banyak bab yang sedang ditulis pemerintahan Anton–Poti. Visi “Rokan Hulu Maju — Maju, Berbudaya, Sejahtera, Berkelanjutan” tidak hanya diucapkan dalam pidato, tetapi ditanam di setiap jengkal tanah garapan petani, dipupuk dengan kebijakan yang berpihak, dan dipanen dalam bentuk kesejahteraan yang nyata.
Dengan komitmen yang tak tergoyahkan, sinergi antara Bupati dan Wakil Bupati, serta kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh, Rokan Hulu melangkah mantap — di mana pertanian yang kuat menjadi penjamin pangan rakyat, dan rakyat yang sejahtera menjadi jaminan masa depan daerah yang gemilang.
Rokan Hulu Maju bukan sekadar slogan. Ia adalah janji yang ditunaikan — di sawah, di ladang, di setiap kebijakan yang lahir untuk rakyat. (Diskominfo Rohul).
Artikel Terkait
Bupati Anton Hadiri Pembukaan Jambore Nasional XII Tahun 2026 di Buperta Cibubur.
Bupati Anton Irup Upacara HUT RI Ke 81 Tahun 2026, Dihadiri Wabup Syafaruddin Poti, Anggota DPR RI, DPRD Riau, Ketua DPRD Rokan Hulu, Forkopimda
Bupati Anton Lantik Pejabat Eselon II, III, Kepala Sekolah, dan Kapus: Jangan Tunggu Perintah, Jadilah Pejabat Proaktif
Tindaklanjut Arahan Bupati Anton, Antisipasi Kabut Asap, Disdikpora Rokan Hulu Liburkan Sekolah Belajar di Rumah, Lindungi Anak-anak Dari Kabut Asap
Hibahkan 20 Hektar Tanah Untuk Kemajuan Pembangunan Daerah Rohul, Bupati Anton Apresiasi dan Terima kasih Kepada Kades Zulfahrianto