NAWACITApost.com - Walikota Blitar Santoso menyerahkan secara simbolis bantuan beras di Kelurahan Sentul, Kamis (21/9/2023).
Bantuan itu ditujukan kepada masyarakat kurang mampu disaat beras mengalami kelangkaan yang membuat harganya melonjak di pasaran.
Bantuan beras tersebut merupakan bantuan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas). Untuk di Kota Blitar total penerima bantuan ini sebanyak 8609 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), untuk Kelurahan Sentul ada 439 KPM.
“Ini adalah bentuk kepedulian pemerintah bagaimana di saat kita dihadapkan kelangkaan beras, Bapanas turun memberikan bantuan di daerah-daerah. Kota Blitar juga mendapatkan totalnya 8609 KPM, khusus hari ini di Kelurahan Sentul sejumlah 439 KPM,” kata Walikota Blitar Santoso.
Lebih lanjut Santoso mengatakan, pada bulan September tiap KPM mendapatkan KPM sebesar 10 kilogram beras. Selanjutnya bantuan diberikan pada bulan Oktober dan November. Sehingga KPM mendapatkan jatah 10 kilogram beras perbulan selama 3 bulan.
Bantuan tersebut bisa meringankan beban pengeluaran masyarakat pada kebutuhan pangan beras. Untuk itu Santoso meminta agar KPM bisa memanfaatkan bantuan beras dengan baik untuk keluarganya sendiri dan tidak untuk dijual lagi ke orang lain.
“Jadi tidak boleh beras bantuan ini dijual lagi, harus dimasak sendiri,” pesannya.
Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Blitar, Dewi Masitoh menyampaikan, bantuan beras yang dibagikan ke masyarakat pada saat itu sebelumnya telah dilakukan pengecekan kualitasnya. Beras yang berasal dari Bulog tersebut dinyatakan sesuai dengan spesifikasinya yaitu beras medium.
“Sebelum dibagikan kita melakukan pengecekan ke Bulog yang ada di Bence, apakah berkualitas atau tidak. Alhamdulillah berasnya berkualitas dan jenisnya adalah medium,” ungkapnya.
Pihaknya menargetkan, pendistribusian bantuan pada 8609 KPM di Kota Blitar bisa selesai dalam waktu 2 hari. Bantuan akan disalurkan ke masyarakat melalui kantor-kantor kelurahan.
“Pembagian kita lakukan pada tanggal 21 sampai 22. Jadi besok kita targetkan selesai,”jelasnya.
Penulis : Frins/Adv kominfotik