daerah

Pimpinan DPRD Surabaya Tinjau Langsung Langkah Awal Program MBG di Surabaya

Senin, 13 Januari 2025 | 22:54 WIB
Walikota Eri Cahyadi bersama Bahtiar Rifai, Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, saat meninjau Awal Program Makan Bergizi Gratis (MBG) , Senin (13/1/2025). (Istimewa)

NAWACITAPOST.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah lama dinantikan akhirnya resmi dimulai di Kota Surabaya pada Senin (13/1/2025). Tahap awal program ini menyasar lima sekolah di Kecamatan Wonocolo, salah satunya adalah SD Taquma yang berlokasi di Jalan Jemur Ngawinan.

Bahtiar Rifai, Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, turut hadir meninjau pelaksanaan program ini di SD Taquma. Ia mengecek langsung persiapan yang dilakukan pihak sekolah, mulai dari data siswa hingga jadwal distribusi makanan bergizi.

"Saat ini ada 329 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 di SD Taquma yang mendapatkan makanan bergizi setiap hari," ujar Bahtiar dalam kunjungannya, Senin (13/1/2025).

Bahtiar menyebutkan bahwa program ini adalah bukti nyata komitmen pemerintah dalam memastikan anak-anak mendapatkan nutrisi seimbang. "Harapannya, program ini berjalan lancar dan benar-benar memberi dampak positif bagi tumbuh kembang anak-anak," katanya.

Dalam kunjungannya, Bahtiar juga memberikan apresiasi terhadap menu yang disediakan. "Makanan yang diberikan sudah memenuhi standar gizi seimbang 4 sehat 5 sempurna. Terdapat buah, sayur, nasi, lauk pauk seperti ayam, dan susu. Porsi yang diberikan juga cukup untuk anak-anak SD," tambahnya.

Namun, ia menyoroti penggunaan kotak makan berbahan plastik. "Penggunaan kotak plastik ini sementara saja. Dalam dua hari ke depan, kotak makan berbahan aluminium akan tiba dari pusat. Selain lebih praktis, kotak ini bisa digunakan kembali sehingga mengurangi sampah plastik," jelasnya.

Kotak makan aluminium nantinya memungkinkan siswa membawa pulang sisa makanan mereka, yang menurut Bahtiar akan lebih efisien dan ramah lingkungan. "Kalau makanan belum habis, bisa dibawa pulang. Ini solusi praktis dan mengurangi limbah," imbuhnya.

Politisi Partai Gerindra ini menegaskan bahwa Fraksi Gerindra telah membagi tugas kepada anggotanya untuk memantau pelaksanaan program MBG di lima sekolah berbeda. "Kami ingin memastikan program ini berjalan maksimal demi pemenuhan gizi anak-anak Surabaya," tegasnya.

Bahtiar juga menjelaskan bahwa Komisi D DPRD Kota Surabaya akan melanjutkan tinjauan ke SMPN 13, mengingat pengawasan pendidikan meliputi jenjang SD dan SMP. "Ini bagian dari tugas kami untuk memastikan program pemerintah berjalan sesuai harapan," ujarnya.

Meski optimis terhadap keberhasilan program ini, Bahtiar menyadari adanya tantangan dalam pelaksanaannya. "Program baru pasti menghadapi kendala, tapi kita harus terus belajar dan memperbaikinya," tuturnya.

Sebagai bentuk evaluasi, DPRD Surabaya akan mengumpulkan masukan dari siswa terkait selera makanan mereka. "Misalnya, apakah mereka lebih suka daging atau ayam sebagai lauk. Masukan seperti ini akan membantu menyempurnakan program ke depannya," pungkasnya.

Program MBG ini diharapkan menjadi langkah awal yang signifikan dalam mendukung kesehatan dan pendidikan anak-anak Surabaya. ***

Tags

Terkini