daerah

Kinerja Menhan Prabowo, Herry Mendrofa: Sistem Pertahanan Indonesia Sudah Membaik

Minggu, 26 Maret 2023 | 22:10 WIB
Kinerja Menhan Prabowo, Herry Mendrofa: Sistem Pertahanan Indonesia Sudah Membaik

Jakarta, NAWACITApost.com - Direktur Eksekutif Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA) Herry Mendrofa mengatakan sistem pertahanan di Indonesia sebenarnya sudah agak membaik, lembaga kami mencatat ada beberapa hal yang menjadi kelemahan di awal-awal Pak Prabowo.

Menurut Herry Mendrofa, awal yang menjadi kelemahan Prabowo menjadi Menhan yaitu pada saat keluar masuknya Kapal asing dari Cina. Hal ini dapat diartikan sistem pertahanan alutsistanya  Prabowo sebagai Menteri Pertahanan belum begitu greget untuk mempertahankan  agar kapal asing dari China tidak sembarangan keluar masuk perairan Indonesia.

lalu, pada saat penemuan Seaglader.  Menurut Hery Seaglader itu adalah salah satu kejadian yang  cukup fatal menurut saya ketika ditemukan di Indonesia karena Seaglader bukan punya Indonesia ternyata diidentifikasi punya negara lain artinya ada pengintaian terhadap pertahanan Indonesia. Hal ini ini menjadi PR Menhan Prabowo menyakinkan publik ketika menjadi Menteri Pertahanan.

Sebagai Informasi, Seaglider nama lain dari autonomous underwater vehicles atau AUV itu memiliki tugas untuk menggambarkan kondisi laut tempat dia diletakkan.

AUV merupakan kendaraan tanpa awak dan akan mengumpulkan berbagai data dari lokasi tempat dia dikirimkan. Seaglider juga memiliki sejumlah sensor untuk mendukung kerjanya seperti monitor suhu, salinitas, arus serta kondisi laut.

Seaglider memiliki banyak desain, salah satunya seperti torpedo dengan dua sayap pada masing-masing sisinya seperti yang ditemui di perairan Indonesia beberapa waktu lalu.

Selama Menteri Pertahanan ada beberapa aspek yang menjadi hal positif, Herry Mendrofa mengatakan beberapa aspek yang diunggulkan oleh Prabowo yaitu bisa di ketahui bahwa anggaran Kementerian Pertahanan cukup melonjak tinggi ada sekitar puluhan triliun.

Seharusnya dengan postur anggaran itu sistem pertanian Indonesia semakin mumpuni perlu diketahui bahwa pertahanan yang berkaitan dengan perang ini adalah proxy War. Proxy War  ini tidak hanya  berkaitan dengan fisik.

"Alutsista secara fisik misalnya kapal perang alat persenjataan tidak tapi pertarungan di dunia itu kita harus ketahui perangnya bukan perang itulah perang sosial perang media sosial perang digital Nah Pak Prabowo harus mampu menangkap ini sebagai sesuatu isu yang cukup strategis dan bisa dijadikan sebagai alat kampanye, Ketika Pak Prabowo mampu mengejar mengantarkan hal tersebut Saya kira ini cukup menjanjikan bagi Prabowo dari aspek kinerja Kementerian Pertahanan yang dia Pimpin sekarang ini" Ujar Herry.

Tags

Terkini