Blitar, NAWACITApost.com – Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) bisa sedikit bernafas lega. Pasalnya perpanjangan kontrak mereka dengan Pemerintah Kabupaten Blitar yang sebelumnya dilakukan tiap 1 tahun sekali kini menjadi 2 tahun sekali setelah keluhan mereka didengarkan Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar.
Perwakilan guru P3K ini sebelumnya bertemu dengan para anggota dewan dari komisi IV dalam rapat dengar pendapat pada Senin (30/1/2023). Hasilnya Komisi IV menyampaikan keluhan para guru P3K dan memberikan usulan langsung pada dinas pendidikan yang pada saat itu dihadirkan dalam rapat, soal kontrak guru bisa diperpanjang.
“Jadi guru honorer kita ada 2 tahap, ada yang kontraknya habis per 1 Februari habis dan harus buat perjanjian baru, dan ada yang habis bulan Maret mendatang. Jika dulu masa kontrak setelah perjanjian baru 1 tahun, kini sesuai yang kita usulkan menjadi kontrak baru tiap 2 tahun sekali,” ungkap Ketua Komisi IV, Sugeng Suroso, Jumat (11/2/2023).
Sugeng mengungkapkan, dari jumlah guru yang masa kontraknya habis per Januari ada sekitar 1.313, sedang yang bulan Maret ada 616. Jumlah itu cukup membantu kekurangan guru yang ada di Kabupaten Blitar. Di satu sisi kebutuhan guru yang cukup banyak ini dalam kaitan honornya dikembalikan pada kekuatan keuangan pemerintah daerah masing-masing.
“Guru P3K ingin masa kontraknya tidak satu tahun, minimal disamakan dengan daerah lain dan memang itu tidak menyalahi aturan, berdasarkan MenPAN RB yakni minimal satu tahun dan maksimal 5 tahun,” jelasnya.
Dia berharap dengan masa kontrak yang kini dijadikan 2 tahun sekali, membuat guru makin bersemangat untuk meningkatkan profesionalitasnya. Sehingga dunia pendidikan Kabupaten Blitar lebih baik dengan yang nantinya menentukan kualitas anak bangsa generasi penerus.
“Sampai saat ini sudah tidak ada keluhan lagi dari guru-guru setelah kita setujui perpanjangan kontrak menjadi 2 tahun. Semoga ini membuat guru makin bersemangat, dan ini menjadi suatu hal yang penting karena keberadaan guru ini menjadi penentu keberhasilan generasi penerus bangsa,” harap politisi PDI Perjuangan tersebut.(fm)