daerah

Akibat Kelalalian Karyawan SPBU 34.413.06 Rengasdengklok, Bensin Campur Air Hingga Ganti RugI Pemilik Kendaraan 

Rabu, 4 Januari 2023 | 13:57 WIB






SPBU 34.413.06 Desa Amansari Kecamatan Rengasdengklok  tutup akibat bensin campur air




Karawang, NAWACITAPOST.COM -Ramainya di Sosial Maya atau Facebook inforengasdengklok.com ada keterkaitan soal dugaan  Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 34.413. 06 bensin di campur dengan air. Peristiwa itu terjadi pada hari Selasa (3/1/2023) kemarin pukul 12.30 WIB


Sehingga banyak pengguna kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang mengisi bensin di SPBU  34.413.06 tersebut.


Mereka datang guna untuk meminta ganti rugi kepada pengelolaan SPBU 34.413.06  jalan Proklamasi Desa Amansari Kecamatan Rengasdengklok Kabupaten Karawang Jawa Barat.


Akibat kendaraan baik roda dua maupun empat hingga mesin rusak.


Pengelola SPBU 34.413.06 jalan Raya Proklamasi Desa Amansari Kecamatan Rengasdengklok Kabupaten Karawang Teguh mengatakan bahwa ini merupakan musibah dan tengki yang bawah tanah  kemasukan atau rembesan  air, akibat dua hari hujan besar dan peristiwa itu terjadi hari Selasa (3/1/2023) sekitar jam 12.30.Wib, kemarin.


"Dan peristiwa ini, tidak terlalu lama dalam cuma ada beberapa motor, ketika ada motor yang mogok saat habis ngisi bensin, kita langsung cek kebenarannya, dan bensin atau BBM yang keluar di jual sekitar 100 leter." Ungkap kepada Nawacitapost.com. Rabu(4/1/2023)


Menurut Teguh bahwa pengguna motor yang komplen kesini  semakin banyak seakan akan ini ada yang memanfaatkan situasi.


"Adapun soal kendaraan yang sudah mendapat kompensasi  motor rusak

 26 kendaraan roda dua motor dengan mendapatkan kompensasi akibat bensin campur air sebesar Rp 500 Ribu sedangkan untuk kendaraan roda Empat atau mobil sebesar Rp 1 juta"


"Setelah kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang telah mendapat kompensasi ,masih banyak kendaraan yang datang ,dengan alasan untuk mendapatkan ganti rugi akibat mogok  kendaraan terkena bensin campur air, di SPBU ini."


"Dan setelah mendapatkan keterangan dari orang yang bersangkutan, soal pengisian kepada pengendara motor maupu mobil dan itu meleset semua ,tidak sesuai dengan kejadian ,ada yang mengatakan dua hari sebelum kejadian" .


Selain itu harap, Teguh meminta klarifikasi kepada media atau di FB  info Rengasdengklok.com bahwa itu ,tidak benar serta saya minta di bantu akibat musibah ini, masih banyak yang memanfaatkan juga , jelasnya


"Dan semua kompensasi sudah kita selesaikan dan kita sudah melakukan pertanggungjawan selaku pengelola seperti itu," jelasnya


Lebih lanjut Teguh,atas kejadian  tersebut ,bahwa pengelola SPBU 34.413.06  akan melakukan pengecekan setiap mobil datang membawa  bensin masuk ke SPBU.


Karena akibat kelalalian dan musibah maka ,mobil masuk dengan mengangkut bensin tidak dilakukan pengecekan terlebih dahulu kadar air, tapi langsung di jual konsumen atau pengendara motor maupu mobil, sehingga kejadian seperti ini,


Hasil pantauan dan  informasi NAWACITAPOST.COM  dilapangan bahwa SPBU 34.413.06 dilakuan penutupnya dengan mengunakan tali rapia, akan beroperasi setelah dua hari di tutup.(Nurjaya Bachtiar)

Tags

Terkini