daerah

Wasbang BAMAG, DPRD Jatim: Surabaya Berupaya menjadi Percontohan 'Kota Sejuta Toleransi'

Sabtu, 19 November 2022 | 21:36 WIB

Surabaya NAWACITAPOST - Tetap berkomitmen dalam menjaga toleransi, Badan Musyawarah Gereja (BAMAG) Surabaya kembali mengadakan kegiatan rutin seminar Wawasan Kebangsaan, Sabtu 19 November 2022.

Seminar Wawasan Kebangsaan Bamag yang digelar di di Graha Widya Lantai 2, Kampus Untag Jl. Semolowaru 45 Surabaya tersebut mengambil tema 'Surabaya Kota Sejuta Toleransi' dengan sub tema 'Peran Pemimpin Kota Surabaya dalam Mewujudkan Moderasi Beragama'.

Hadir sebagai narasumber, Staf Ahli Wali Kota Surabaya Bidang Politik, Hukum, dan Pemerintahan M Afghani Wardhana,  Perwakilan dari Polrestabes dan Anas Karno dari DPRD kota Surabaya.

Terbagi dalam beberapa sesi, agenda yang membawa tema 'Surabaya Kota Sejuta Toleransi' ini mengundang juga menghadirkan beberapa tokoh dari beberapa agama dan penghayat sekaligus beserta para umat, diantaranya FBM (Forum Beda tapi Mesra), PIKI (Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia) dan Pondok Kasih, dan beberapa elemen masyarakat lainnya.

Wakil ketua bidang IV Bamag Surabaya, Yordan M. Batara-Goa usai gelaran menjelaskan bahwa Badan Musyawarah Gereja (BAMAG) Surabaya kembali mengadakan kegiatan rutin seminar Wawasan Kebangsaan setelah beberapa tahun terhenti akibat Pandemi Covid-19.

"Ini sebenarnya adalah program tahunan Bamag Surabaya, namun karena Pandemi sempat berhenti beberapa tahun dan baru bisa dilaksanakan hari ini," ungkap Yordan yang saat ini menjabat sebagai Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur.

-
Kegiatan Wawasan Kebangsaan Bamag kota Surabaya bersama Yordan M. Batara-Goa anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Sabtu 19 November 2022, di Graha Widya Lantai 2, Kampus Untag Jl. Semolowaru 45 Surabaya.

Ia menyatakan, tahun ini tema yang diambil adalah 'Surabaya Kota Sejuta Toleransi' yang diharapkan mendorong Surabaya menjadi permodelan atau percontohan satu kota yang betul-betul menerapkan toleransi antar warga.

"Secara khusus kita mengambil dari sisi para Pemimpin di Surabaya, baik pemimpin pemerintahan maupun pemimpin umat. Oleh karena itu, kita mengundang Walikota, Ketua DPRD dan Kapolrestabes dari sisi pemerintahan. Sedangkan dari sisi pemimpin umat, kita mengundang tokoh agama Kristen, Islam dan tokoh Penghayat," terangnya.

"Disini kita ingin para pemimpin ini berbicara, bagaimana ide dan sarannya bagaimana agar dapat mewujudkan Surabaya sebagai kota sejuta toleransi," sambung Yordan.

Sejauh ini, masih kata Yordan, secara umum di Surabaya sudah baik, toleran dan warganya saling mendukung. Namun baru-baru ini masih ada saja beberapa kasus penolakan perijinan dan pendirian rumah ibadah.

"Tapi hal tersebut sudah difasilitasi dan sebagian sudah bisa diselesaikan melalui tokoh - tokoh agama maupun pimpinan pemerintahan," sebut Yordan.

Namun PR-nya, tambahnya, dalam dialog tadi masyarakat mengatakan masih banyak rumah ibadah yang tidak berijin. "Ini yang akan kita tuntaskan sehingga betul-betul tidak akan menjadi kendala kedepannya".

"Ini proses, mestinya semuanya bisa sinergis. jangan sampai kedepannya ada anggapan ketidak adilan dalam perijinan rumah ibadah, dalam arti ada satu kelompok tertentu yang merasa dihambat, sementara yang lain lancar-lancar saja," tutur Yordan.

"Maka dari itu, Bamag kota Surabaya mendorong supaya proses-proses ini akan berjalan lebih baik," sambungnya.

Untuk sisi pendukung toleransi, Yordan memberikan apresiasi kepada Walikota melalui programnya telah memberikan beasiswa untuk penghafal kitab suci untuk semua agama. Demikian juga tunjangan untuk para pengajar TPQ, TPA dan Sekolah Minggu.

"Itu menunjukkan toleransi di kota Surabaya sudah berjalan baik, tapi memang masih ada saja kasus gesekan-gesekan di masyarakat. Ini yang harus kita minimalisir agar Surabaya betul-betul menjadi kota sejuta Toleransi," paparnya.

Lebih lanjut, Yordan mengingatkan kepada pengelola tempat ibadah untuk segera melengkapi perijinannya. Hal itu sesuai dengan semangat Walikota Surabaya agar semua tempat ibadah di Surabaya ber-IJIN. (BNW)

Tags

Terkini