NAWACITAPOST.COM - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Aliansi Madura Indonesia (AMI) Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur akan segera terbentuk alias berdiri, dengan hadirnya Ketua Umum (Ketum) AMI bersama jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP), ke Nganjuk, pada Minggu (17/11/2024).
Pada berita tayang sebelumnya dengan judul "Datangnya Ketum Bersama Jajaran AMI Datang ke Nganjuk, Ini yang Disampaikan ke Calon Jajaran DPC" Ketum AMI Baihaki Akbar memberikan petunjuk, arahan, bimbingan, serta wawasan kepada calon jajaran DPC AMI Kabupaten Nganjuk, sebelum mendapatkan Surat Keputusan (SK) dari DPP AMI.
Baca Juga: Ketum Bersama Jajaran DPP AMI Turun Gunung ke Nganjuk, Ada Apa?
Pantauan wartawan Nawacitapost.com, kedatangan Ketum AMI Baihaki Akbar tidak sendirian melainkan didampingi oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) AMI Abdul Aziz bersama jajaran DPP AMI lainnya.
Kedatangan jajaran DPP AMI, disambut langsung oleh calon jajaran Dewan Pimpinan Cabang (DPC) AMI Kabupaten Nganjuk, diantaranya, Saiful Mandasari, Maksum, Tiarsin, Rifai, Andika Wahyu Al Amin, juga aktivis senior yakni Suyadi yang juga Ketua Forum Peduli Masyarakat Ngepung (FPMN) bersama tim, juga beberapa awak media.
Selain terbitnya atau pengukuhan calon DPC AMI Kabupaten Nganjuk Baihaki Akbar menegaskan bahwa semua calon jajaran harus memahami Motto, Tujuan, Visi dan Misi AMI.
Baca Juga: Datangnya Ketum Bersama Jajaran AMI Datang ke Nganjuk, Ini yang Disampaikan ke Calon Jajaran DPC
"Motto AMI adalah mengajak seluruh warga suku Madura dan bangsa Indonesia untuk bersama-sama menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," tegas Baihaki Akbar, pada Minggu (17/11/2024) siang.
Baihaki Akbar menambahkan bahwa juga harus paham tujuan organisasi AMI yaitu menyelamatkan bangsa dan negara dari paham radikalisme dan intoleran.
"Yang kedua adalah sebagai wadah membentuk warga suku Madura dan bangsa Indonesia yang berpendidikan, berwawasan dan berjiwa intelektual, serta yang ketiga menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan ideologi Pancasila dan UUD 1945," imbuh Baihaki Akbar.
Baihaki Akbar menjelaskan bahwa, misi organisasi AMI yang pertama adalah menggalang persatuan dan kesatuan demi tegaknya NKRI, sementara yang kedua bekerja sama dengan seluruh instansi pemerintah dan aparat penegak hukum dalam penegakan aturan dan supremasi hukum.
"Yang ketiga adalah memberikan edukasi dan pelatihan untuk meningkatkan SDM seluruh warga suku Madura dan bangsa Indonesia di segala bidang," papar pemuda kelahiran pulau garam alias Madura itu.
Baihaki Akbar mengungkapkan bahwa visi organisasi amin adalah mendukung sepenuhnya pemerintahan yang sah dan program kerja secara institusional, serta membentuk warga Madura dan bangsa Indonesia yang bermoral bermartabat dan berakhlakul karimah.