daerah

Rawan Tawuran Kapolsek Penjaringan dan Kasatlak Gelar Pertemuan

Jumat, 30 September 2022 | 15:12 WIB

Jakarta, Nawa Cita Post.com - Kepala satuan pelaksana pendidikan ( Kasatlak) Kecamatan penjaringan dan kepala Polsek penjaringan menggelar sosialisasi pencegahan tawuran di SDN 01 Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara.

Maraknya aksi tawuran yang terjadi di wilayah penjaringan, Jakarta Utara dalam bulan September perlu adanya pencegahan dan tindak lanjut dari satuan pendidikan wilayah penjaringan

Kepolisian sektor penjaringan mengandeng komunitas pendidikan penjaringan bersama kasatlak untuk berkontribusi membantu melakukan langkah efektif untuk mencegah tindakan tawuran pelajar.

Tindak pencegahan terjadinya tawuran juga membahas mengenai pelajar yang datang dari luar wilayah penjaringan untuk membuat keributan di wilayah penjaringan.

" Kita akan bekerja sama dengan guru, masyarakat, dan sekolah yang bisa menunjang mencegah terjadinya tawuran tersebut, melaksanakan pengawasan ke setiap sekolah, menambah kegiatan ekskul sehingga melupakan kegiatan yang negatif. kata Jonathan Panit Binmas Polsek Penjaringan ( 30/09/2022)

Beliau pun manambahkan bahwa jakaranya juga berkoordinasi dengan tiga pilar TNI, Polri, satpol PP sampai ketingkat RT/RW di wilayah penjaringan

" Memang harus banyak elemen dan lapisan masyarakat membantu polisi mencegah terjadinya tawuran.

" Dalam dua bulan terakhir telah terjadi empat tindak kejadian tawuran di wilayah penjaringan yang melibatkan pelajar dan sudah ditangani Polsek Penjaringan bagi pelaku tawuran yang membawa senjata tajam ini sudah pelanggaram berat," tambahnya.

Pemanggilan Orang Tua menjadi salah satu efek jera yang akan dilakukan kepolisian dan menindak serta memproses siswa yang terlibat tawuran dan kedapatan membawa senjata tajam.

Sementara itu Juwarto menambahkan untuk menanggulangi tindakan tawuran pelajar akan membuat jejaring di sekolah formal dan non-formal dari seluruh jenjang sekolah dan bekerja sama dengan kepolisian serta kelurahan, Ikrar seluruh jenjang sekolah juga akan menjadi konsentrasi bersama untuk menanggulangi tawuran pelajar.

Pembentukan komunitas wakil kesiswaan juga menjadi salah satu upaya untuk mengontrol siswa/siswinya dalam satuan pendidikan agar lebih mudah diawasi dan melakukan pembinaan serta mengandeng stek holder yang ada di wilayah penjaringan

" Terkait dengan efek jera kalo memang memenuhi unsur hukum akan diserahkan ke pihak kepolisian, jika terkait administratif bisa dilakukan evaluasi penerima kjp hingga pencabutan dan administrasi di dalam sekolah, " Ujar Juwarto Kasatlak Penjaringan. ( Raffi)

Terkini