daerah

Gelar Aksi Dukung Kenaikan Harga BBM, TKN: Akan Kami Kawal!

Senin, 5 September 2022 | 21:24 WIB
Aksi Dukungan kenaikan Harga BBM oleh Tapal Kuda Nusantara (TKN) di depan Kantor DPRD Jawa Timur, Senin 5 September 2022

Surabaya NAWACITAPOST - Menjalankan visi dan misinya mengawal semua kebijakan Pemerintah, DPP Tapal Kuda Nusantara (TKN) Bersama Pengurus Pusat Srikandi TKN turut bersikap atas kebijakan Kenaikan harga BBM yang dilakukan oleh Pemerintah pusat sejak 3 September lalu.

Menggelar aksi damai di depan DPRD Provinsi Jawa Timur, sebagai Ormas Sosial dan kebangsaan, tujuannya kali ini adalah sebagai wujud dukungan kepada pemerintah.

Aksi ini, menurut beberapa perwakilan memang banyak menuai kontroversi dari berbagai kalangan, karena hari-hari ini bebarengan dengan demo dari ratusan elemen mayarakat yang menolak kenaikan BBM.

Namun, aksi Ormas TKN ini adalah bagian edukasi kepada masyarakat agar bisa melihat kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) ini dari berbagai sudut pandang.

Kepada Media, Dea Melanie, S.H yang karib disapa Dea, tegas menyatakan dukungan dengan langkah tersebut.

"Kami hanya memberikan pemahaman. Jika negara dalam keadaan sulit maka seyogyanya warganya ikut membantu memahami serta bersama-sama ikut meringankan. Ini sebagai wujud cinta rakyat kepada negaranya," ungkap Dea.

“Kebijakan yang diambil pemerintah itu tidak ditujukan untuk menyengsarakan rakyatnya. Mungkin banyak orang tidak tahu, bahwa dari subsidi BBM itu akan dialihkan ke subsidi BLT (Bantuan Langsung Tunai), bantuan upah dan transportasi,” urainya.

Dea menyebut, total Rp 502,4 triliun untuk subsidi BBM itu akan bisa dirasakan manfaatnya jika dialihkan dalam bentuk subsidi BLT. Yang mana sebelumnya penikmat BBM bersubsidi kebanyakan dari golongan masyarakat mampu.

“Kita lihat saja, yang menikmati BBM bersubsidi selama ini banyak dari pemilik kendaraan mewah," terang Dea.

"Maka yang perlu kita pahami, tujuan pemerintah itu dimaksudkan untuk membantu penguatan perekonomian rakyat,” Tegasnya mengakhiri pernyataan.

Disisi yang sama, perwakilan dari DPC TKN Surabaya, Glewoh menegaskan bahwa rakyat seharusnya memahami kesulitan keuangan negara. Apalagi setelah dilanda Covid-19.

“Seperti kita ketahui, negara ini telah habis-habisan dalam penanganan Covid-19. Jadi, kita berharap masyarakat dapat memahami soal kondisi itu," kata Glewoh, aktivis yang berambut gondrong ini.

"Sebagai warga yang memang cinta kepada negaranya seharusnya juga ikut memahami dan merasakan kesulitan yang tengah dihadapi negara. Jadi, kalau mau berjuang, ayo sekalian kita berjuang untuk memperbaiki kondisi ini,” tegasnya.

Glewoh juga mengingatkan, jika benar anggaran subsidi BBM dialihkan ke BLT, maka tugas masyarakat adalah melakukan pengawasan.

"Jangan sampai dana bantuan yang besar itu salah sasaran, apalagi sengaja dimainkan oleh pihak-pihak yang hanya mencari keuntungan sendiri," Tandas Glewoh.

Aksi ini pun diakhiri dengan damai, dan bersama-sama berkomitmen akan tetap mengawal dan mengawasi seluruh kebijakan pemerintah pusat hingga ke daerah. Mereka juga menghimbau agar rakyat tidak diseret-seret untuk kepentingan politik praktis yang menyesatkan. (BNW)

Tags

Terkini