daerah

Komisi A Ingatkan Bahaya Ormas Ilegal di Surabaya Jelang Pilkada 2024

Rabu, 23 Oktober 2024 | 07:42 WIB

NAWACITAPOST.COM – Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, mengungkapkan keprihatinan atas banyaknya organisasi masyarakat (ormas) ilegal yang muncul di Kota Surabaya, terutama menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Politisi dari Partai Gerindra ini menekankan bahwa aktivitas ormas yang tidak terdaftar dan tidak memiliki legalitas resmi berpotensi menimbulkan instabilitas sosial. Saat ini, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Surabaya hanya mencatat 258 ormas yang telah terverifikasi secara resmi. “Maraknya ormas liar ini menjadi perhatian serius, terutama menjelang Pilkada 2024. Oleh karena itu, kami meminta Bakesbangpol untuk melakukan pemfilteran yang ketat,” ungkap Yona saat ditemui, Selasa (22/10/2024).

Yona menjelaskan bahwa Bakesbangpol memiliki tanggung jawab besar dalam memverifikasi keberadaan ormas-ormas ini. Verifikasi tersebut penting untuk menertibkan organisasi dan mencegah potensi konflik sosial, terutama di tahun politik. “Dengan hanya 258 ormas yang terverifikasi, diharapkan ke depan tidak ada lagi masalah yang ditimbulkan oleh ormas yang tidak jelas,” tambahnya.

Baca Juga: Komisi A DPRD Surabaya Minta Satpol PP Turun ke Sekolah Bina Nilai Kebangsaan

Langkah verifikasi ini sejalan dengan upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam menjaga stabilitas menjelang Pilkada. Pemkot juga telah memperkenalkan sistem registrasi online untuk mempermudah proses verifikasi dan legalisasi ormas.

Yona mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap ormas liar yang sering memanfaatkan momen politik. “Keberadaan ormas merupakan refleksi dari kebebasan dan hak warga dalam menyampaikan pendapat serta berpartisipasi dalam aktivitas demokrasi, namun semuanya harus berlandaskan pada hukum yang berlaku,” ujarnya.

“Kami berharap semua ormas di Surabaya dapat menjalankan aktivitas sesuai aturan dan tidak memanfaatkan momen politik untuk kepentingan pribadi yang dapat mengganggu stabilitas kota,” tutup Yona. ***

Tags

Terkini