daerah

Hafiz Kecil Mulai Sekolah, Imam Syafi'i: Ini 'Kado Istimewa' di Hari Anak

Rabu, 27 Juli 2022 | 13:50 WIB

Surabaya NAWACITAPOST - Akhirnya, Hafiz kecil yang Diasuh oleh Seorang tukang becak Hasan Basri warga Dupak Bangun Sari bisa sekolah.


Tepat jam 10.30 pagi, diantar langsung oleh Anggota Komisi DPRD Surabaya Imam Syafi'i, wajah malu malu kucing namun gembira nampak di hari pertama Muhammad Hafiz Karyanto bersekolah di SDN Gundih 1, kelurahan Dupak timur Bubutan Surabaya.


Ditemui awak media usai mengantar sekolah, Imam Syafi'i Legislator Partai NasDem ini mengaku berawal dirinya mendapat keluhan warga yang tidak menyekolahkan anaknya karena tidak mampu.


" Hafidz bocah berusia 8 tahun yang diasuh oleh Seorang tukang becak Hasan Basri warga Dupak Bangun Sari, " Kata Imam.


" Saya mengantar hafidz, masuk sekolah di hari pertamanya. Bapak dan ibu kandung hafiz saat ini tidak diketahui dimana rimbanya, sehingga sejak kecil, Hafiz diasuh oleh pak Hasan Basri seorang tukang becak," Terangnya.


Imam juga mengaku telah membantu proses administrasi kependudukan anak tersebut mulai dari NIK hingga akte kelahirannya.


" Alhamdulilah akta kelahiran dan NIKnya yang saya bantu urus di dispendukcapil sudah selesai. Saya juga sudah koordinasi dengan Kepala sekolah SDN Gundih 1 dan Sekretaris Diknas pemkot" . Ungkap Imam.


Ia juga sangat Berterima kasih kepada semua pihak termasuk ke kepala Sekolah akhirnya Hafiz boleh bersekolah di situ.


"Meski terlambat, karena tahun ajaran baru sudah dimulai lebih dari seminggu," Terang Imam Syafi'i.


Bagi Imam, ini merupakan 'Kado Istimewa' bagi Hafiz kecil di momen Hari Anak Nasional 2022.


"Saya yakin setiap anak di Indonesia itu punya cita-cita. Saya juga yakin mata rantai kemiskinan hanya bisa diputus melalui pendidikan," katanya.


Ia sering mendapati banyak anak-anak tidak bersekolah padahal keinginannya untuk sekolah sangat tinggi. Untuk itu, ia mengajak Pemkot Surabaya bekerja sama untuk mencarikan cara agar anak-anak dapat bersekolah dan mengejar cita-cita.


"Karena itu jika kita menemukan anak tidak bisa bersekolah ayo kita bantu carikan cara agar mereka dapat mengejar mimpi," ucap mantan jurnalis senior ini.


Ida Widayati, Plh. Kepala Dinas Pendidikan kota Surabaya yang turut mengantar anak Hafiz memastikan bahwa Dinas pendidikan Surabaya bertekad mewujudkan komitmen Walikota Eri Cahyadi untuk memintarkan anak anak di Surabaya. Artinya, tIdak boleh ada anak surabaya tidak bersekolah.

Halaman:

Tags

Terkini