Nias Utara, NAWACITAPOST.COM - Kegelisahan penduduk kecamatan lahewa kabupaten Nias Utara propinsi sumatera Utara tentang Bansos program pemerintah yang disalurkan melalui polri dan TNI semakin bertambah.
Harapan penantian beberapa warga desa yang sudah didata dan difoto oleh anggota Polsek dan koramil kecamatan lahewa semakin Sirna, “karena pendataan ini sudah berlangsung sekira 3 bulan yang lalu sudah dimulai, dan kami pun terus berharap dan berharap sampai saat ini hingga kami sudah mulai melupakannya, namun kami sebagai masyarakat kecil selalu menanti wujud kegiatan program ini bukan hanya sekedar pemberi harapan semata, tetapi benar sesuai kenyataan, apalagi saat warga difoto penuh dengan antusias, ada yang berselfi dengan Sayur-mayur, dengan gorengan, dengan gulungan pancing, dengan jala, bahkan dengan perahu langsung dll, kasihan kami yang selalu menanti” ungkapnya salah satu warga bernisial “MS”
-
Tanggal 15 juni 2022, kapolsek lahewa (Hesena Ziliwu) menjelaskan “Program bantuan sosial bagi nelayan dan pedagang menengah bawah yang disalurkan melalui dukungan istitusi kapolri benar adanya, namun Bantuan sebesar Rp.600.000 tiap keluarga hanya bagi yang lolos verifikasi data secara online ditingkat kemensos pusat, dan disalurkan melalui PUSKEU (pusat keuangan) POLRI, selanjutnya kami baru melanjutkan kepada masyarakat dengan ketentuan nama-nama yang berhak sesuai perintah pusat.
Perlu saya sampaikan bahwa program bansos ini bukan sudah gagal atau dianggap sudah batal hal ini sedang dalam proses, juga saya menghimbau agar seluruh warga yang sudah bersedia didata oleh anggota kami bisa datang langsung di kantor Kapolsek lahewa jika ada hal yang kurang jelas atau berupa informasi bias di tengah masyarakat mengenai bansos ini, serta kami menghimbau agar tetap bersabar sampai pada waktu yang tidak bisa kami tentukan” tutupnya kapolsek lahewa.
penulis Zeb