Sidoarjo Nawacitapost - Harus ada perhatian dan solisasikan terus biarkan masyarakat buang sampah tidak di sungai karena sungai ini juga untuk tanam padi dan lain lah ini sudah tidak boleh lagi berarti soal sampah rumah tangga di buang sebarangan.
Plt Bupati Sidoarjo H Subandi Menyampaikan kalau ada sampah di jalan atau di sungai cepat sampaikan saja ke Pak camat terus kordinasi dengan kepala desa kita petakan antara desa dengan desa dan tidak lepas ini solusi masalah penting kepedulian terkait tentang sampah nanti TPS kita siapkan.
Ada TPST kalau masyarakat belum ada kesadaran tidak mungkin bisa selesai lah ini harus menyadarkan masyarakat di mana caranya Jangan sampai membuang sampah di sungai nanti kita dari pemerintah sidoarjo juga dengan desa.
Soal sampah biarkan nanti dikasih perdes peraturan Desa biarkan nanti masyarakat juga Peka dan berhati-hati biar tidak membuangan sampah enggak seenaknya sendiri kita malu dengan daerah Sidoarjo Kota terus penataan sungainya seperti itu nah ini kalau kita biarkan tambah tahu nanti akan bisa Banjir.
Harapan kita segera duduk bersama-sama antara Bupati pak camat kepala desa dan masyarakat sebagai berikut memerangi masalah sampah mudah-mudahan nanti tahun 2025 kita sudah punya Grand desainnya juga sudah siap tinggal kita memudahkan untuk membantu Kabupaten Sidoarjo terkait perkembangan pembangunan perkembangan terkait masalah kesehatan perkembangan terkait masalah pendidikan ini bisa kita pantau semua.
kalau sekarang seperti ini kan enggak tahu mana yang sungai nya karena di perencanaannya kita juga tidak ada ini kita Dorong agar ada perbaikan-perbaikan terutama untuk kombinasi tipe kawasannya nanti kita siapkan produk lain karena tadi kan diusulkan sama Pak Kades harus ada TPST kawasan ini hanya sekedar untuk membantu yang harus kita lakukan menyadarkan masyarakat jangan buang sampah sembarangan.
Kita siapkan 2025 TPST biarkan nanti masyarakat juga tidak membuangan nya tidak terlalu jauh tapi nanti kita siapkan alat-alatnya semua kita siapkan biarkan nanti di kecamatan tarik betul-betul kita ya menjaga bersamaan jangan sampai nanti seperti kemarin.
Sementara nanti kita kasih jaring biar desa yang bertanggung jawab kalau ada sampah desanya masing-masing coba solusi ini di trapkan Saya yakin kebersamaan akan bisa kita selesaikan apabila ada sampah antar desa dengan desa lainya dan saling ada komunikasi itu bisa selesai," Pungkasnya Plt Bupati Sidoarjo H Subandi
Sedangkan Slamet Riyanto Kepala desa Segodobancang kecamatan tarik Menyampaikan, kemarin sudah saya sampaikan dan kerja bakti tapi tempat ini memang patokannya sampah sampai semua ngumpul disini.
Dulu sudah pernah kita usulkan bahkan sudah pernah buat peraturan desa siapa buang sampah di sungai denda 500.000 rb, sempat bersih desa Segodobancang.
Tapi desa-desa lain harus bisa disamakan karena karna desa lain enggak bisa makan nya kembali lagi sampah di sungai penuh lagi karna sungai ini juga mengairi sawah
Makanya erdes atau Aturannya harus jelas dulu enggak bisa jalan kalau satu Kecamatan Desa enggak sama
Masih kata kepala desa Segodobancang Alhamdulillah Pak Plt Bupati mau meninjau ke sini mungkin kelanjutannya nanti gimana kita enggak tahu yang jelas sudah kita laporkan masalah sampah ditarik khususnya Segodobancang.
Dulu kita mau dibikinkan TPST kawasan juga yang dulu sudah pernah kita rapatkan
kalau untuk kawasan harusnya yang ketepatan untuk lahan sendiri kan ada jauh dari pemukiman sudah siap dulu Sudah kesepakatan ada tapi kelanjutannya enggak ada
Pak Plt tadi bilang nanti akan ada penyekatan yang terjadi menurut saya bagus jadi untuk penyekatan desa berarti kan itu kewajiban dari wilayah masing-masing repotnya kan ini bukan wilayah Tarik saja ada hubungannya dengan kecamatan Balongbendo. kita dekat di desa Jati lah ketika itu sampah kiriman numpuk desa kami yang jadi korban." Bilangnya kades Segodobancang tarik (yun/ud)