NAWACITAPOST.COM - Rumah Sakit Daerah (RSUD) "Ngudi Waluyo" Wlingi menggelar acara Sosialisasi Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam penyelenggaraan Pemilukada Tahun 2024 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar.
Bertempat di Aula Gatotkaca RSUD “Ngudi Waluyo” Wlingi, Rabu 4/9/2024. Kegiatan Sosialisasi Netralitas Aparatur Sipil Negara tersebut merupakan upaya RSUD “Ngudi Waluyo” Wlingi untuk meningkatkan kesadaran akan sikap Netral ASN dalam menghadapi pemilhan kepala daerah.
"Sikap dan Perilaku ASN dalam menghadapi rangkaian Pemilihan Umum telah diatur dalam Keputusan Bersama MenPAN RB Nomor 2 Tahun 2022, Menteri Dalam Negeri Nomor 800-5474 Tahun 2022, Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor : 246 Tahun 2022, Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara Nomor 30 tahun 2022 dan Ketua Badan Pengawas Pemilu Nomor 1447.1/PM.01/K.1/09/2022 Tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Netralitas Pegawai ASN dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum dan Pemilihan.
Kegiatan sosialiasi ini dihadiri oleh sekitar 65 orang yang terdiri dari seluruh Jajaran Direksi, Pejabat Manajemen, Kepala Ruang, Kepala Instalasi, Ketua Komite Perwakilan Karyawan Outsorcing di LIngkungan RSUD “Ngudi Waluyo” Wlingi.
Baca Juga: Menko Polhukam Ajak Insan Pers Kedepankan Kode Etik Jurnalistik pada Pemberitaan Pilkada Serentak
Materi sosialisasi disampaikan oleh tiga narasumber, yaitu dari Inspektorat Kabupaten Blitar, yang dalam hal ini diwakili oleh Irban 4, Ketua KPU yang dihadiri oleh Komisioner KPU Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat, Bapak Chepto Rosdiyanto, Ibu Nur Ida Fitria, selaku Ketua Bawaslu Kabupaten Blitar.
Dalam sambutannya dr Endah Woro Direktur RSUD “Ngudi Waluyo” Wlingi menyampaikan” kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman ASN, khususnya pegawai RSUD “Ngudi Waluyo” Wlingi, mengenal pentingnya menjaga netralitas selama proses Pilkada serta memperkuat kesadaran tentang peraturan yang mengatur sikap dan perilaku ASN terkait keterlibatan dalam kegiatan politik,"tegasnya.
Pada pembukaan acara Sosialisasi Netralitas Aparatur Sipil Negara dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar Bapak Drs. Izul Mahrom, M.Sc, menghimbau bagi seluruh Pegawai Aparatur Sipil Negara dan Pegawai Non PNS agar selalu mengedepankan netralitas dalam rangkaian pelaksanaan Pemilhan Kepala Daerah Tahun 2024, baik menjelang, pelaksanaan, maupun sesudah pesta demokrasi," kata Izul Mahron.
Sekda Izul Mahron juga mengatakan, Isu netralitas ASN menjelang pemilihan umum menjadi perhatian publik. Seorang ASN dituntut netral dan harus bebas dari segala bentuk pengaruh manapun dan tidak memihak pada kepentingan siapapun.
Baca Juga: Rano Karno Ajak Anies Baswedan Jadi Bagian Tim Sukses di Pilkada DKI Jakarta
Kegiatan sosialisasi ini merupakan salah satu upaya pencegahan atas pelanggaran disiplin ASN khususnya berkenaan dengan netralitas dalam pemilu. Saya berharap ASN di lingkungan RSUD “Ngudi Waluyo” Wlingi tidak ada yang melanggar aturan netralitas ini,"pungkasnya.
Dalam sesi diskusi dipandu oleh pembawa acara RSUD “Ngudi Waluyo” Wlingi. Sesi diskusi berjalan interaktif, peserta sosialisasi bersemangat mendapatkan informasi dan penjelasan dari narasumber terkait kasus-kasus netralitas menjelang pemilihan umum yang sering dijumpai pada kehidupan sehari-hari dalam menjalankan tugas sebagai Pegawai ASN dan dalam kehidupan bermasyarakat.
Ketiga narasumber terdiri dari Inspektorat Kabupaten Blitar, Ketua KPU dan Ketua BAWASLU Kabupaten Blitar menerangkan bahwa terkait kasus-kasus yang ditangani akan dianalisa dan ditelurusi terlebih dahulu sebelum diputuskan. Namun, hendaknya Pegawai ASN dapat berhati-hati dalam bertindak.
Terlebih saat ini media digital dan media sosial menjadi sarana utama dalam melakukan kampanye.Pegawai ASN wajib memahami dengan baik ketentuan yang diatur mengenai netralitas terutama dampak pelanggaran netralitas bagi Pegawai ASN.