daerah

Dampingi Mahasiswa KKP dan KKL, Perhutani Mojokerto Berikan Materi Bucking Policy

Senin, 22 Juli 2024 | 06:16 WIB
Perhutani Mojokerto ketika Berikan Materi Bucking Policy (Dokumen humas Perhutani KPH Mojokerto)

NAWACITAPOST.COM - Bertempat di area tebangan A2 petak 65 c, wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Bluluk, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bluluk, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mojokerto mendampingi dan memberikan bimbingan ilmu bidang pembagian batang (Bucking Policy) kepada mahasiswa Kuliah Kerja Profesi (KKP) Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur dan Universitas Negeri Jambi (UNJA), pada Sabtu (20/7/2024).

Administratur Perhutani Mojokerto Rusydi melalui Kepala Seksi Produksi dan Ekowisata Suyasman sebagai pendamping mahasiswa mengatakan, Perhutani Mojokerto telah menerima mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dan Kuliah Kerja Profesi (KKP) dari Fakultas Kehutanan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur dan Universitas Negeri Jambi (UNJA).

Baca Juga: Perhutani KPH Mojokerto Resmi Tutup GYM ke-2, Siswa SMA / SMK Mojokerto Sampaikan Ini

"Mereka akan belajar pada bidang tanaman kehutanan antara lain bidang persemaian, tanaman, pemeliharaan dan pemanenan atau produksi serta bidang administrasi lingkup Perhutani KPH Mojokerto," ujar Suyasman.

Perhutani KPH Mojokerto ketika bersama mahasiswa KKP dan KKL (Dokumen humas Perhutani KPH Mojokerto)

Lanjut Suyasman menjelaskan, dengan praktek lapangan ini bertujuan agar mahasiswa dapat mengetahui pola kerja Perhutani dalam mengelola sumberdaya hutan.

Baca Juga: Raih Predikat Responden Terbaik Survey Pariwisata, Administratur KPH Mojokerto: Hal Ini Tidak Hanya Mengangkat Citra Wisata

"Selain itu juga untuk menambah wawasan mahasiswa dalam mengadopsi teknik pengelolaan sumberdaya hutan yang ada di pulau Jawa, sehingga diharapkan kedepan nanti mahasiswa lebih professional di lapangan dan tidak hanya mempunyai teori ilmu saja," ungkap Suyasman.

Sementara itu, Muhammad Zulfikar mahasiswa KKP UPN Veteran Jawa Timur menyampaikan bahwa, KKP dan KKL ini adalah salah satu bentuk kegiatan kurikulum program studi kehutanan yang berbasis kompetensi.

Baca Juga: Jaga Sinergitas, Perhutani KPH Mojokerto Bersama Forkopimcam di Hutan Mojokerto Lakukan Patroli

"Artinya kegiatan ini sebagai suatu rangkaian kegiatan penerapan ilmu pengetahuan kehutanan mahasiswa secara langsung di lapangan melalui, pengamatan, pengukuran, wawancara, analisis, peragaan, perancangan dan uji coba yang mencakup seluruh aspek pengelolaan hutan, agroforestry yang berbasis kelestarian ekosistem," paparnya.

Menurut Zulfikar, seperti di petak tebangan ini kami mahasiswa dapat belajar dibidang produksi tebangan kayu.

Baca Juga: Dukung dan Fasilitasi Program GYM, Perhutani KPH Mojokerto Libatkan Anak SMA

"Sementara disini kami mempelajari bagaimana teknik menebang kayu, menentukan arah rebah yang benar sesuai dengan petunjuk program Kesehatan Keselamatan Kerja (K3), juga bagiamana menentukan pembagian batang (Bucking Policy) yang tepat agar kayu laku di pasar terjual atau laku dengan harga tinggi," tukas Zulfikar.

Halaman:

Tags

Terkini