daerah

Achmad Hidayat Ajak Mahasiswa Jadi Agen Perubahan di Tengah Tantangan Ekonomi

Sabtu, 18 Mei 2024 | 21:08 WIB
Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan, Achmad Hidayat bersama Yordan Batara Goa Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur , Agus Imam Sonhaji Asisten II Setda Pemerintah Kota Surabaya (Istimewa)

NAWACITAPOST.COM - Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (BEM-FEB) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menggelar Dialog Kebangsaan pada Jumat (17/05/2024).

Sebagai narasumber, acara yang mengangkat tema "Tantangan Ekonomi Pasca Pilpres 2024", menghadirkan beberapa tokoh serta pejabat diantaranya, Yordan Batara Goa, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur; Agus Imam Sonhaji, Asisten II Setda Pemerintah Kota Surabaya; dan Achmad Hidayat. Dialog ini dihadiri oleh ratusan mahasiswa.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan, Achmad Hidayat memaparkan pertumbuhan ekonomi pada triwulan pertama 2024 sebesar 5,1 persen.

Baca Juga: Ramai jelang Pilkada Surabaya, Cak Ji Fokus Layani Warga

Angka ini menunjukkan sedikit peningkatan dari 5,04 persen pada tahun 2023, namun masih lebih rendah dibandingkan 5,3 persen pada tahun 2022.

"Pertumbuhan ekonomi melambat dan sejumlah komoditi pangan juga merangkak naik, ini harus jadi perhatian semua. Karena mengurus tata kelola negara itu perlu kebijaksanaan," ujar Achmad Hidayat.

Ia menambahkan bahwa kondisi ekonomi dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk tantangan digitalisasi, kondisi global, dan situasi politik dalam negeri. Achmad juga menekankan pentingnya kepemimpinan yang berangkat dari Amanat Penderitaan Rakyat.

Baca Juga: Pameran Cross Musea HJKS ke-731: Cak Ji Ajak Warga Jangan Lupakan Sejarah

"Kebijakan harus mendidik dan mensejahterakan rakyat, telurkan kebijakan produktif yang membuat masyarakat berdaya. Jangan hal konsumtif yang enak di depan tapi tidak enak di belakang," tegas Achmad Hidayat, politisi muda PDI Perjuangan Kota Surabaya, Alumni kampus UNESA tersebut.

Achmad juga berharap agar mahasiswa terus bergerak menjadi agen perubahan dan penjaga nilai di masa transisi kepemimpinan nasional pada tahun 2024.

Ini penting untuk menjamin terselenggaranya kehidupan berbangsa dan bernegara demi terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. ***

Tags

Terkini