NAWACITAPOST.COM - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengajak seluruh warga untuk meninggalkan tradisi takbir keliling di jalan raya.
Melalui pernyataannya, beliau mengimbau agar takbir keliling dilakukan secara lokal di kampung-kampung dengan menggunakan musik patrol.
Menurut Wali Kota Eri Cahyadi, larangan ini diambil untuk menjaga ketertiban umum serta keselamatan pengguna jalan.
Baca Juga: PDIP dan PPP Surabaya Dukung Eri-Armuji Maju Pilwali kembali, Ini Tandanya!
"Kami minta, kalau ada takbir keliling itu lebih baik pakai musik patrol, seperti waktu membangunkan sahur itu lebih bagus. Kami juga mengimbau tidak menggunakan kendaraan bermotor kalau takbir keliling, itu akan membahayakan," ujarnya pada Senin (1/4/2024).
Beliau juga mengklaim akan berkoordinasi dengan Polrestabes Kota Surabaya untuk melarang konvoi takbir keliling menggunakan kendaraan bermotor.
Alasan di balik imbauan ini adalah untuk mengurangi potensi kecelakaan dan gangguan ketertiban.
Baca Juga: Safari Ramadhan Eri-Armuji, Ketua PPP Surabaya: Kalau sudah Baik, ya dilanjutkan!
Lebih lanjut, Wali Kota Eri berharap agar tradisi takbir keliling kampung dapat kembali dihidupkan. Menurutnya, hal ini akan membangkitkan semangat kebersamaan serta memeriahkan suasana di masing-masing kampung.
"Jadi memang kita ramaikan, kita makmurkan di wilayahnya masing-masing. Agar mengurangi dampak yang lebih besar seperti kecelakaan," tegasnya.
Dengan adanya imbauan ini, diharapkan masyarakat Surabaya dapat merayakan malam takbir dengan lebih aman dan tertib, serta tetap merasakan kehangatan suasana perayaan Idul Fitri. ***