daerah

BPKAD Kabupaten Blitar Beri Penjelasan Terkait Pemberitaan Kas Daerah Kosong

Kamis, 21 Maret 2024 | 20:22 WIB
BPKAD Kabupaten Blitar Beri Penjelasan Terkait Pemberitaan Kas Daerah Kosong (Foto: Humas)

NAWACITAPOST.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar melalui Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKAD) menindaklanjuti pemberitaan terkait Refocusing dan Kas Kosong memberikan penjelasan dan informasi sebagai berikut, pada Kamis (21/3/2024).

Dipastikan kegiatan pembangunan dipastikan lancar tidak terkendala isu Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) saldonya kosong.

Kepala BPKAD Kurdiyanto menjelaskan, kas Pemerintah Daerah tidak kosong, posisi RKUD atau Rekening Kas Umum Daerah per tanggal 29 Februari 2024 sebesar 224 miliar.

Sedangkan realisasi belanja, jelas Kurdianto, per 29 Februari 2024, adalah Rp 261.937.623.623,00 atau sebesar 9.60 persen. Realisasi belanja itu terkait belanja fisik dilaksanakan SKPD pada bulan Januri dan Februari dalam proses pelaksanaan pekerjaan persiapan," jelasnya.

Baca Juga: Lapas Pemuda Kelas III Langkat Kanwil Kemenkumham Sumut Gandeng Yayasan Pelatihan Moralitas Budi Pekerti Bangsa Indonesia

Kurdiyanto menambahkan, adapun perkiraan arus kas keluar pada anggaran kas belanja di tahun 2024 totalnya Rp 2.729.015.710.689,00.

Perkiraan realisasi belanja dibagi tiap tribulan, dengan tribulan pertama sebesar 33.27 persen, tribulan kedua 24,55 persen, tribulan ketiga 29,93 persen, dan tribulan keempat 12,14 persen.

Melihat dari realisasi yang ada nilainya hampir mendekati perkiraan, maka dapat dipastikan kegiatan pembiayaan berjalan baik.

Sehingga dipastikan tidak ada pemindahan waktu realisasi atau refocusing akibat kas yang sebelumnya diisukan kosong, dan tidak bisa melakukan pembiayaan belanja.

“Kas Pemda tidak kosong bisa kita lihat dari laporan realisasi anggaran sampai dengan 29 Februari 2024. Bahwa target belanja tahun 2024 kurang lebih 2,7 triliun itu sudah realisasi 261 miliar sekian atau 9,60%. Berarti uang yang sudah keluar yang sudah dibelanjakan 261 miliar Sekian dan masih ada saldo 224 miliar sekian,” paparnya. (Adv/kmf/fm)

Tags

Terkini