NAWACITAPOST.COM - Pemerintah Kota Blitar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan bersama Bulog Blitar menyalurkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang ditinjau langsung oleh Wali Kota Blitar Santoso, bertempat di Pasar Legi, Kota Blitar pada Senin (26/2/2024).
Kegiatan operasi pasar beras ini merupakan salah satu upaya untuk stabilisasi harga beras yang masih cukup tinggi di pasar.
Wali Kota Blitar Santoso mengatakan, operasi pasar hari ini dapat membantu meringankan beban masyarakat Blitar.
"Mudah-mudahan di bulan Maret nanti saatnya musim panen. Sehingga pengendalian harga beras itu dapat berjalan normal kembali," kata Santoso.
Baca Juga: Pengerjaan Tanggul di Jalan Tengger Raya capai 80 Persen, Wali Kota Eri: Dua Minggu Selesai
"Kegiatan operasi pasar ini setiap warga mendapatkan 2 paket beras, per paket 5 kilogram, jadi dapat 10 kilogram dengan harga Rp 52.000," tuturnya.
Santoso menambahkan, pelaksanaan operasi beras ditempatkan di pasar, supaya pasar menjual harga beras itu dapat terkendali.
"Jangan sampai mengikuti harga beras yang melambung tinggi, sangat meresahkan masyarakat khususnya di Kota Blitar," tegasnya.
"Kegiatan operasi pasar hari ini ada 8 ton yang disediakan, selanjutnya besok Selasa ada 8 ton yang digelar di Pasar Templek dan Rabu, juga 8 ton di Pasar Pon," jelasnya.
Baca Juga: Polsek Kalipare Kabupaten Malang Amankan Rapat Pleno Rekapitulasi Suara Pemilu 2024 di PPK
Terakhir Santoso menyampaikan, mudah-mudahan dengan digelarnya operasi pasar ini dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan.
Sementara Kepala Disperindag Kota Blitar Hakim Sisworo mengatakan, operasi pasar ini menyikapi harga beras yang terus naik.