daerah

Lakarsantri Juarai Turnamen Voli Putri “Reni Astuti Cup” 2025: Surabaya Siap Cetak Megawati Berikutnya!

Sabtu, 29 November 2025 | 15:20 WIB
Tim pemenang Kejuaraan Bola Voli Putri “Reni Astuti Cup” antar kecamatan se-Kota Surabaya di Gelora Pancasila selama dua hari, 28–29 November 2025, melalui kerja sama DPR RI, Kemenpora, dan PBVSI. (Nawi)

Untuk Suporter dan kategori pemain spesial, masing-masing menerima hadiah uang pembinaan Rp 500.000.

Anggota Komisi X DPR RI yang juga fasilitator kegiatan, Reni Astuti, menyampaikan bahwa turnamen ini digelar sebagai bagian dari program kemitraan DPR RI dengan Kemenpora serta pembinaan resmi PBVSI agar kualitas pertandingan memenuhi standar kejuaraan daerah.

Anggota Komisi X DPR RI, Reni Astuti dari fraksi PKS (Nawi)

“Untuk membuat kejuaraan daerah tingkat kota, standar pertandingan harus jelas. Wasit juga harus memiliki kompetensi. Alhamdulillah, acara ini berjalan meriah,” ujar legislator PKS dari dapil Jatim 1 (Surabaya-Sidoarjo) ini. 

Reni menegaskan kejuaraan ini bukan sekadar kompetisi, namun wadah pembinaan berkelanjutan. “Mereka yang punya hobi dan biasa berlatih di tingkat kecamatan ingin menguji kemampuan. Dari sini PBVSI bisa melihat bakat yang bisa dikembangkan ke depan,” katanya, Jumat (28/11).

Ia juga menyinggung alasan memilih cabang voli. “Voli adalah olahraga yang paling merata di setiap kecamatan dan digemari berbagai usia. Selain itu, saya juga punya pengalaman sebagai atlet voli. Jadi hadir di sini membawa nuansa nostalgia masa kecil,” ujarnya.

Reni bahkan turun gelanggang dalam partai ekshibisi pembuka.

Dalam sambutannya, Reni mengapresiasi antusiasme masyarakat. Ia menyebut pemerintah saat ini memberi dukungan serius kepada talenta muda bangsa melalui berbagai program, termasuk beasiswa LPDP khusus atlet berprestasi.

“Pemerintah memberikan peluang besar bagi anak muda yang punya potensi. Bahkan beasiswa sampai S2 dan S3 pun tersedia dengan kriteria tertentu,” jelasnya.

Menurutnya, olahraga menjadi fondasi penting bagi karakter, kedisiplinan, dan masa depan generasi muda.

“Lebih baik mereka beraktivitas daripada hanya bermalas-malasan. Dari olahraga, mereka belajar kerja sama, komunikasi, keberanian, dan sportivitas,” tegas Reni.

Di sesi penutupan, Reni kembali menyampaikan pesan motivasi bagi atlet maupun penonton yang hadir.

“Alhamdulillah, pertandingan antar kecamatan Surabaya sudah selesai. Semuanya berjalan lancar, kita sudah menyiapkan kelengkapan panitia termasuk tim kesehatan. Tapi Alhamdulillah tidak ada yang cedera, semuanya lancar,” katanya.

Reni berharap turnamen ini bisa melahirkan atlet nasional bahkan internasional.

“Semoga nanti akan lahir Megawati-megawati lain dari Surabaya dan Jawa Timur untuk memperkuat tim bola voli nasional, bahkan bisa dilirik klub luar negeri. Dari Surabaya, Wani!” tutupnya lantang disambut tepuk tangan.

Halaman:

Tags

Terkini