daerah

15 Siswa SMP Positif Narkoba, DPRD Surabaya Desak BNN Bongkar Jaringan

Minggu, 16 November 2025 | 21:06 WIB
Anggota Komisi D DPRD Surabaya dari Fraksi PKS, Johari Mustawan. (Nawi)

NAWACITAPOST.COM – Sebanyak 15 siswa SMP di kawasan Jl. Kunti, Surabaya, dinyatakan positif menggunakan narkoba. Temuan ini mendapat respons cepat dari anggota Komisi D DPRD Surabaya dari Fraksi PKS, Johari Mustawan.

Johari menilai kasus tersebut sebagai alarm keras bahwa jaringan narkotika semakin berani menyasar pelajar. “Ini ancaman serius. Jaringan narkoba sudah masuk ke lingkungan pendidikan,” tegasnya, Jumat (14/11).

Ia menekankan pentingnya peran keluarga sebagai benteng pertama pengawasan anak.

“Pengawasan tidak bisa diserahkan kepada sekolah. Orang tua harus peka terhadap perubahan perilaku anak,” ujarnya.

Johari juga mendesak sekolah memiliki SOP pencegahan dan penanganan narkoba yang jelas dan terukur. “Tidak cukup hanya himbauan. Harus ada aturan tegas dan mekanisme penanganan yang berjalan,” katanya.

Lebih jauh, ia meminta Pemkot Surabaya memperkuat regulasi terkait peredaran NAPZA di kota.

“Pemkot harus hadir dengan regulasi yang komprehensif. Ini bukan sekadar kasus, tapi ancaman bagi generasi muda,” tambahnya.

Johari turut mendesak BNN dan kepolisian melakukan inspeksi rutin di area rawan. “Jangan tunggu kasus muncul baru bergerak,” tandasnya.

Menurutnya, pendidikan karakter dan spiritual perlu diperkuat untuk membentengi anak dari pengaruh buruk.

“Anak-anak harus didekatkan pada nilai religius sebagai fondasi agar mampu menolak narkoba,” jelasnya.

Johari menegaskan bahwa semua pihak harus terlibat. “Keluarga, sekolah, Pemkot, BNN, dan polisi harus bergerak bersama. Tanpa kerja kolektif, Surabaya akan sulit terbebas dari ancaman narkoba,” tutupnya. ***

Tags

Terkini