NAWACITAPOST.COM — Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PKS, H. Johari Mustawan, STP, MARS, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pos Pelayanan Terpadu Keluarga (Posga) RW 8 Tubanan Baru, Kelurahan Karangpoh, Kecamatan Tandes, Selasa (7/10/2025).
Dalam kunjungan tersebut, Johari atau yang akrab disapa Bang Jo didampingi Camat Tandes Febry Adhitya Prajatara, Lurah Karangpoh Indrayana, Kepala Puskesmas Balongsari dr. Dewi Ayuning Asih, serta perwakilan dari Dinas Kesehatan Kota Surabaya.
Dalam penjelasannya, Bang Jo menegaskan bahwa Posga bukan hanya soal pelayanan kesehatan semata. Ia merujuk pada Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 yang menetapkan peran Posga sebagai pusat pelayanan lintas sektor.
“Posga penanggung jawab utamanya sekarang ada di bawah Kementerian Dalam Negeri yang diwakili oleh camat atau lurah di masing-masing wilayah. Sementara Dinas Kesehatan hanya menjadi bagian kecil, sekitar seperenam dari cakupan layanan Posga,” ujar Bang Jo.
Ia menjelaskan, layanan Posga meliputi enam bidang utama, yaitu kesehatan, pendidikan, kesejahteraan umum, perumahan rakyat, ketentraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, hingga pelayanan sosial. “Jadi Posga ini sebenarnya punya peran besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bang Jo juga menyoroti pentingnya fungsi Posga dalam membantu pencegahan penyakit menular. Ia mencontohkan Kasus Luar Biasa (KLB) campak di Sumenep yang bisa menjadi pelajaran berharga bagi Surabaya.
“Posga bisa berperan dalam pencegahan dini KLB campak. Sampaikan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya imunisasi campak agar mata rantai penyebaran bisa diputus,” tegasnya.
Dari hasil sidak lapangan, Bang Jo memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Posga RW 8 yang dinilai cukup baik. Ia menilai pelayanan di sana berjalan efektif dan alat-alat kesehatannya lengkap serta sudah terkalibrasi.
“Alat kesehatannya lengkap dan yang paling penting sudah dikalibrasi secara up to date. Ini menunjukkan keseriusan tenaga di lapangan,” ungkapnya.
Meski memberikan apresiasi, Bang Jo juga mencatat beberapa kekurangan mendasar yang perlu segera diperbaiki. Ia menemukan belum adanya kamar mandi dan minimnya ventilasi udara di area Posga.
“Ini harus menjadi catatan dan perhatian dari camat maupun lurah. Saya sudah sampaikan langsung kepada Mas Febry (Camat Tandes) dan Mas Indrayana (Lurah Karangpoh) untuk segera ditindaklanjuti,” tegas legislator PKS itu.
Menanggapi hal tersebut, Camat Tandes Febry Adhitya Prajatara menyatakan siap menindaklanjuti arahan yang diberikan oleh anggota Komisi D DPRD Surabaya tersebut.
“Usulan dari Ustaz Johari segera kami tindak lanjuti. Saya sudah instruksikan Pak Lurah untuk segera membangun kamar mandi agar sarana dan prasarana Posga di RW 8 ini lebih lengkap,” ujar Febry.
Ia menambahkan, pihak kecamatan akan berkoordinasi dengan kelurahan dan Puskesmas Balongsari agar pelayanan Posga semakin optimal dan sesuai standar.