NAWACITAPOST.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus berupaya meningkatkan daya tarik wisata kota lama, khususnya di kawasan pecinan.
Salah satu destinasi unggulan adalah Kya-Kya Kembang Jepun, yang telah resmi dibuka pada tahun 2023, menonjolkan kekayaan kuliner khas Chinatown pada malam hari.
Sebagai langkah lanjutan dalam pengembangan area ini, Pemkot Surabaya kini tengah melaksanakan pemasangan papan nama berbahasa Mandarin di setiap area toko atau persil di sepanjang Jalan Kembang Jepun.
Baca Juga: Tempelan Pamflet Restribusi di Balai Pemuda: AH Thony sebut Kebablasan dan Kemunduran
Hal ini bertujuan untuk memperkuat nuansa Chinatown di kawasan Kya-Kya Kembang Jepun, yang menjadi salah satu fokus Pemkot Surabaya dalam mengembangkan wisata kota lama.
Hidayat Syah, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olah Raga serta Pariwisata (Disbudporapar), menjelaskan bahwa kota lama Surabaya terdiri dari beberapa kawasan bersejarah, termasuk pecinan.
Program Kya-Kya, yang telah dimulai sejak tahun lalu, berfokus pada pembaruan dan penyemarakan area pecinan Kembang Jepun.
Baca Juga: Ketua Pansus Raperda Restribusi Minta Pamflet di Balai Pemuda Surabaya 'DICOPOT'
"Dalam melaksanakan program ini, kami memperkuat nuansa kawasan dengan dekorasi pecinan, termasuk pemasangan papan-papan nama toko menggunakan Bahasa Mandarin dan Bahasa Indonesia sepanjang Jalan Kembang Jepun," ujar Hidayat Syah.
Proses pemasangan papan nama tersebut, menurutnya, berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Saat ini, sekitar separuh dari papan-papan nama tersebut telah terpasang, dan pemilik bangunan diharapkan dapat berpartisipasi dalam melengkapi pemasangan di bangunan mereka masing-masing.
Baca Juga: Bertemu Anas Karno, Pengurus RW/RT Wisma Mukti Sampaikan Keluhan dan Harapan
Langkah selanjutnya dalam pengembangan Kya-Kya Kembang Jepun melibatkan perbaikan dekorasi khas pecinan, pengecatan bangunan, dan pelebaran pedestrian.
Meskipun pelebaran pedestrian masih menunggu kajian dan sosialisasi lebih lanjut, Pemkot Surabaya berkomitmen untuk terus meningkatkan pengalaman wisata di kawasan tersebut.