Siak, Tualang,Nawacitapost.com - Sampah di Wilayah Kecamatan Tualang Akhir - Akhir ini kembali Viral di media sosial dan menjadi pembahsan masyarakat tualang,merupakan hal yang sangat membutuhkan perhatian serius dari pemerintah kabupaten Siak baik berbagai pihak DLH, Anggota DPRD Kabupaten Siak maupun warga sekitar. Karena untuk saat ini sampah masih menjadi persoalan yang mendapati pembicaraan di tengah - tengah masyarakat Tualang dimana Sampah warga yang berada di Wilayah kampung Perawang barat Kecamatan Tualang kabupaten Siak Sudah hampir sepekan tidak di angkut oleh petugas di Tempat pembuangan Akhir ( TPA) yang telah di sediakan oleh Pemerintah setempat yang berada di km 11 Kampung Perawang barat,Kecamatan Tualang kabupaten Siak.
Sampah warga tersebut sudah hampir menggunakan setegah jalan Aspal dan mengakibatkan Bau busuk tidak sedap
Pantauan Awak Media di lokasi,
Sabtu 14/06-2025 ) sangat prihatin dan aroma bau tak sedap.
Salah satu warga sekitar inem (46 ),mengatakan sampah warga sudah hampir semingu tidak diangkat dan mengakibatkan bau tak sedap apa lagi kalau malam hari dan pagi baunya sangat terasa, "Kata inem
Saya harapkan sampah - sampah ini segera di buang ke tempat pembuangan terakhir ( TPA) di km 11 ,kita tidak tau apa penyebab nya sampah ini tidak segera petugas mengakut ke tempat yang telah di sediakan, kok harus di tunggu perminggu - minggu menggunung dulu atau viral dulu baru di angkat oleh petugas,"kata inem
Apa lagi Sampah saat ini sudah hampir menggunakan setegah jalan Aspal dan mengganggu penggunan jalan yang melintas apa lagi sekitar lokasi tempat sampah sementara ini berlokasi di adanya sekolah TK, dan Kantor UPTD Dishub Kabupaten Siak dan pasar serta padatnya penduduk di areal lokasi sampah saat ini kita tidak tau apa kendalanya dalam hal penanganannya,Padahal jika dilihat dai dampak yang pasti terjadi dalam masyarakat jika penanggulangan sampah tidak ditangani dengan baik akan berimbas pada menurunnya kualitas kehidupan, keindahan lingkungan,"Ungkapya
Di lokasi sampah ,Salah satu warga (NG - 59) yang sedang mencari kara - kara atau plastik di lokasi tempat sampah sementaran saat di taya awak media mengatakan Sore Pukul 14.00 Wib sampah ini akan di angkat oleh petugas di lokasi tempat pembuangan sampah ( TPA) ,beberapa hari yang lalu petugas sedang berusaha mencari solusi untuk segera mengangkat sampah ini, " Jelasnya.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Amin Soimin melalui Dikonfirmasi awak media Kepala Bidang Pengelolaan Sampah LB3, Dinas Lingkungan hidup (DLH) Kabupaten Siak Riau, Jon Efendi
Mengatakan kendalanya selama ini kendaraan dalam keadaan rusak dan jalur jalan melalui Tempat pembuangan sampah terakhir ( TPA) di km 11 Perawang barat jika hujan maka akses jalan tersebut tidak bisa di lalui karena lumpur belum di Aspal masuk ke lokasi pembuangan sampah tersebut,"kata Jon.
Kemungkinan petugas sore ini akan mengupayakan melakukan eskusi sampah tersebut mengakut ke lokasi, kita harapkan kesabaran bagi masyarakat sekitar atas keterlambatan melakukan eskusi pembuangan sampah di tempat terakhir yang telah tersedia, apa lagi satu ini tenaga kita di lapangan berkurang, "tutur Jon
“dan sekali lagi saya menyampaikan ke teman - teman awak media Ini disebabkan beberapa faktor Seperti Cuaca, Akses Jalan juga alat berat ada dua tapi sudah dimakan usia dan rusak,Faktor- Faktor tersebut yang menjadi kendala kami di lapangan. Untuk saat ini sampah yang menumpuk agar segera anggota melakukan kebersihan bahkan jika belum siap hari ini kami bekerja lembur hingga larut malam untuk membersihkan sampah itu, sambungnya.
“Untuk diketahui bahwa dilokasi sekitar sudah tersedia bin container (tempat penampung sampah), masyarakat bisa membuang sampah pada tempat yang sudah disediakan dan nantinya akan di angkut oleh petugas untuk di bawa ke tempat pembuangan sampah,” jelasnya.
Pihaknya berharap partisipasi dan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah pada badan jalan dan membuang sampah sembarangan.
“Kami dari dinas DLH kabupaten sudah berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat kabupaten Siak. Dalam waktu dekat ini kita sudah menghubungi dan akan merangkul investor dari luar, untuk memberdayakan sampah menjadi pupuk,” ucapnya.
( Sokhiaro Halawa)