PT. Arara Abadi memiliki Peralatan Canggih untuk Pemadaman titik Api dan sistem terstruktur dengan baik.
Siak, Nawacitapost.com - PT.Arara Abadi yang merupakan salah satu unit usaha dari APP dalam mengantisipasi dan menghadapi musim kemarau di Provinsi Riau tahun 2025 ini.
Assistent Public Relations Manager PT. Arara Abadi - Sinar mas Nurul Huda yang di dampingin oleh Richard Josep supervisor dan Decha AF Hane penjelasan lebih detail kepada awak media di Ruangan Fire situation room Perawang Region Riau Indoensia, Selasa( 10/06/2025)
Dimana PT. Arara Abadi dalam melakukan pemantauan titik api (hotspot) maupun fire spot di kawasan hutan konsesi perusahaan saat ini yang tersebar di Seluruh Provinsi Riau, dimana memiliki alat monitor Situation Room Perawang - Region Baru Indonesia, yang mempunyai 86 tower pemantau api dengan tinggi kurang lebih 30 meter, yang tersebar di 26 distrik.kegunaan Situation Room Perawang - Region Baru Indonesia, memantau titik hotspot di 26 distrik yang tersebar di Seluruh Provinsi Riau,"Tuturnya.
Sambung Nurul Huda kwalitas dan kapabilitas petugas yang kita siagakan dalam bentuk Regu Pemadam Kebakaran (RPK) dan Team Reaksi Cepat (TRC) melalui tim - tim yang benar - benar terlatih yang di kita sebut Pelatihan Helitack Crew (HTC).Hal ini pemantau titik Hospot rutin dilaksanakan dan di pantau setiap saat oleh petugas Situation Room Perawang - Region Baru Indonesia PT Arara Abadi bersama-sama perusahaan mitra pemasok APP Wilayah Riau. sejak tahun 2015 sampai saat ini Thn 2025.
Ada beberapa titik hotspot yang di 26 distrik,ini mempermudah tim untuk memanatau menara api yang ini lebih efektif. Dan untuk prioritas menara api dengan tower , PT Arara abadi juga memiliki Desa Makmur Peduli Api (DMPA). Sementara untuk Regu Pemadam Kebakaran (RPK) terdapat sebanyak 800. "Kita juga memiliki tempat (gudang) perlengkapan pemadam kebakaran pusat komando dan pengendalian (puskodal), "Jelasnya
Sebanyak 60 personil Regu Pemadam Kebakaran (RPK) dari seluruh distrik PT Arara Abadi dan mitra pemasok APP di Riau, dengan tenaga pelatih dari FOM (Fire Operation Managemen) PT Arara Abadi-APP serta Pilot dan Crew Heli APP ,"Ungkapnya
Richard juga menyampaikan PT Arara Abadi melalui FOM selama ini dalam Pencegahan dan Penaganan Karhutla (Kebakaran Hutan dan Lahan) selalu di dasarkan kepada 4 pilar utama IFM (Integrated Fire Management) yaitu Prevention, Preparation, Early Detection dan Rapid Response dalam Penanganan dan pencegahan kebakaran baik yang terjadi di areal konsesi maupun diluar konsesi.
Bersyukur kita bersyukur akhir - akhir ini lahan konsesi kita relatif aman dari Karhutla dan tidak ada terjadi kebakaran, namun meskipun begitu kita selalu ikut memadamkan api diluar konsesi perusahaan kita dan bekerjasama serta menerima arahan dari Satgas Karhutla Pemerintah Kabupaten maupun Provinsi Riau, untuk diminta bantuan memadamkan api diluar konsesi perusahaan.
PT.Arara Abadi dan Group Mitra Perusahaan selama ini mempunyai komitmen jika terdai Karhutla diluar batas konsesi perusahaan dalam radius maksimal 5KM dari batas luar konsesi perusahaan kita, kita akan ikut serta membantu memadamkan karhiutla, baik bantuan melalui tim darat maupun melalui tim udara heli Water Bombing. Apalagi selama ini Perusahaan PT Arara Abadi-APP juga merupakan anggota team Satgas Pencegahan dan Penanganan Karhutla Provinsi Riau maupun di setiap Kabupaten”. Demikian Richard menyampaikan.
Kita telah siap jika ada kebakaran hutan dan lahan, ICS (Incident Command System),kita persiapakan Leadership, communication dan Problem Solving, Strategi Pemadaman, safety & Boarding/Unboarding Helicopter, serta Fisik dan Bina Mental.
Menurut Richard tim kita telah diperkuat dengan Latihan fisik sebelumnya dan mental serta materi lainnya juga kita bekali dengan latihan boarding/unboarding helicopter, karena setiap hari tugas RPK PT Arara Abadi harus selalu melakukan patroli rutin baik jalur darat, maupun jalur udara dengan menggunakan Helipatrol, yang mana selama ini untuk Helipatroli, PT.Arara Abadi menggunakan Heli Jenis Bell 412.”
Helipatrol Bell 412 ini selain berfungsi sebagai patroli juga sekaligus langsung difungsikan sebagai membawa personil dan peralatan, logistk untuk pemadam Karhutla, jadi ketika mereka sedang Patroli dengan Heli Bell 412 ditemukan titik api, maka mereka langsung saat itu juga diturunkan dilokasi terdekat dengan Karhutla beraksi untuk memadamkan api kebakaran, karena heli patrol juga dilengkapi dengan peralatan pemadaman yang standar dan lengkap seperti: pompa, selang dan nozzle serta perlengkapan lainnnya. ( Sokhiaro Halawa)