daerah

Banjir Tak Kunjung Terselesaikan, DPRD Surabaya Soroti Kinerja DSDABM

Selasa, 20 Mei 2025 | 14:51 WIB
Sekretaris Komisi C DPRD Kota Surabaya, Alif Iman Waluyo (Istimewa-Nawi)

NAWACITAPOST.COM – Permasalahan banjir yang terus menghantui warga Kebraon, khususnya di kawasan Ruko Kartika Niaga, kembali mencuat ke permukaan. Sekretaris Komisi C DPRD Kota Surabaya, Alif Iman Waluyo, mendesak Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) serta pengembang perumahan agar segera mengambil tindakan nyata.

Menurut Alif, penyebab utama genangan air di wilayah tersebut adalah kerusakan saluran drainase yang tak kunjung diperbaiki. “Saluran di wilayah Ruko Kartika Niaga sudah rusak sehingga perlu perhatian untuk segera diperbaiki agar memperlancar aliran air,” ujarnya saat agenda reses di RW 12 Kebraon, Selasa (20/5/2025).

Tak hanya di sekitar ruko, keluhan warga juga datang dari area perumahan blok GA dan GB. Ketua RT 6 RW 12, Yuli, menyebut perlunya pembangunan saluran penghubung antarblok agar air tidak menggenang terlalu lama. “Perlunya crossing saluran dari blok GB ke blok GA agar aliran air tetap mengalir, tidak hanya berputar di blok tersebut,” katanya.

Baca Juga: Budi Leksono: Reses Bukan Waktu Liburan Dewan, Tapi Waktunya Turun Dengar Suara Rakyat

Mendengar keluhan itu, Alif menegaskan bahwa dinas teknis maupun pihak pengembang tak bisa berlepas tangan. Ia menekankan pentingnya pengawasan dan tanggung jawab terhadap sistem pengelolaan lingkungan yang berdampak langsung pada kenyamanan warga.

“Tentu ini perlu sorotan dari Dinas DSDABM dan pihak developer. Kita akan kawal dan minta tindak lanjutnya agar warga tidak terus dirugikan oleh banjir yang harusnya bisa dicegah dengan infrastruktur yang baik,” tegasnya.

Politisi Partai Gerindra ini juga menyoroti kesenjangan dalam distribusi anggaran pembangunan infrastruktur. Ia meminta Pemerintah Kota Surabaya tidak memprioritaskan kawasan elit saja, tetapi juga memberikan perhatian serius kepada wilayah pinggiran seperti Kebraon.

Baca Juga: Warga Kebonsari Keluhkan Penerangan dan Paving, Dewan Tubagus Lukman Siap Fasilitasi

“Pemkot harus lebih adil dalam membagi anggaran infrastruktur. Jangan hanya kawasan elit yang diperhatikan, wilayah seperti Kebraon juga punya hak yang sama untuk bebas dari banjir,” tandasnya.

Warga pun berharap langkah konkret segera diambil, mengingat banjir sudah menjadi masalah rutin yang mengganggu aktivitas dan kenyamanan mereka setiap musim hujan tiba. ***

Tags

Terkini