daerah

Bang Jo: Memuliakan Lansia, Memuliakan Rakyat!

Senin, 5 Mei 2025 | 21:09 WIB
Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PKS, Johari Mustawan, yang akrab disapa Bang Jo. (Istimewa-Nawi)

NAWACITAPOST.COM — Ribuan warga lanjut usia (lansia) tampak antusias mengikuti kegiatan senam massal yang digelar di Lagoon Mall, Kecamatan Dukuh Pakis, Surabaya, pada Sabtu (26/4). Dalam acara bertajuk "Senam 1000 Lansia", turut hadir Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PKS, Johari Mustawan, yang akrab disapa Bang Jo.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Surabaya dengan RS Wiyung Sejahtera serta Klinik Global Sejahtera Abada. Selain senam, peserta juga mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan seperti cek gula darah, asam urat, kolesterol, hingga konsultasi dokter secara gratis.

Dalam sambutannya, Johari Mustawan mengawali dengan menyampaikan pesan spiritual yang sarat makna. Ia mengutip hadits Rasulullah SAW, “Barangsiapa memuliakan orang tua di negerinya, maka sesungguhnya dia sedang memuliakan rakyatnya.” Ucapan ini menjadi penekanan penting atas kepeduliannya terhadap kaum lansia.

Baca Juga: Munas APEKSI, Komisi A Optimis Surabaya Jadi Barometer Nasional

Menurut Johari, perhatian terhadap lansia harus menjadi prioritas, terlebih angka harapan hidup masyarakat Surabaya saat ini sudah mencapai 76,02 tahun pada tahun 2024, berdasarkan data Bapedalitbang Kota Surabaya. “Angka ini lebih tinggi dari rata-rata provinsi dan nasional. Maka perhatian khusus untuk warga berusia 60 tahun ke atas harus terus ditingkatkan,” tegasnya.

Ia juga menyoroti posisi Indonesia yang masih berada di peringkat keenam se-Asia Tenggara dalam hal angka harapan hidup, masih di bawah Singapura dan Malaysia. “Kita perlu bekerja lebih keras menciptakan ekosistem kota yang mampu membuat warga hidup lebih sehat dan bahagia hingga usia 85 tahun di tahun 2045,” tambahnya.

Sebagai anggota Komisi D yang membidangi kesejahteraan rakyat, Bang Jo menyatakan komitmennya mendukung seluruh kegiatan lansia di Surabaya. Ia juga memberikan apresiasi atas langkah konkret Pemkot Surabaya dalam menyusun program untuk kaum lansia, mulai dari pengalokasian anggaran yang memadai, perlindungan terhadap lansia terlantar, hingga mendorong pengurus RT/RW untuk mendukung komunitas lansia di lingkungan masing-masing.

Baca Juga: Komisi D DPRD Surabaya Soroti Perubahan Skema Bansos dan Program Sekolah Rakyat

“Kesehatan lansia juga harus menjadi perhatian besar. Tidak hanya soal fisik, tetapi juga mental dan sosial mereka. Semua harus terlibat dalam menciptakan kehidupan yang seimbang dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Ia menyambut baik pelaksanaan kegiatan hari ini. “Kami sangat mengapresiasi inisiatif Kecamatan Dukuh Pakis yang menggandeng RS dan klinik swasta untuk menyediakan layanan kesehatan di acara ini. Kegiatan seperti ini menjadi bentuk nyata keberpihakan kepada lansia,” katanya.

Menutup sambutannya, Johari menyampaikan pesan optimistis kepada para lansia. “Tidak perlu takut menjadi tua atau mengalami penurunan fungsi fisik. Insya Allah, dengan harapan hidup hingga 85 tahun pada 2045, para lansia yang kini berusia 60 tahun masih bisa tetap produktif, penuh semangat, dan terus memberi kontribusi bagi pembangunan kota,” tuturnya dengan semangat. ***

Tags

Terkini