daerah

Pemkot dan Baznas Surabaya Berikan Bantuan Peralatan, Pengrajin Sepatu Osowilangun Siap Naik Kelas

Jumat, 22 Desember 2023 | 09:05 WIB
Kelompok perajin sepatu Karya Abadi Tambak Osowilangun mendapat bantuan peralatan dari Pemkot dan Baznas Kota Surabaya, Selasa (19/12/2023) (Nawi)

Surabaya NAWACITAPOST - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, melalui Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Surabaya, memberikan dorongan bagi pengrajin sepatu di Kelurahan Tambak Osowilangun. Sebanyak 44 pengrajin dari kelompok Karya Abadi menerima bantuan berupa peralatan kerajinan sepatu pada acara yang digelar di kantor kelurahan setempat pada Selasa (19/12/2023).

Eri Cahyadi secara langsung menyerahkan bantuan tersebut, yang juga dihadiri oleh perangkat daerah, Ketua Baznas Kota Surabaya Moch. Hamzah, dan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Surabaya Rini Indriyani. Selain itu, hadir juga LPMK, Kader Surabaya Hebat ( KSH ), serta anggota TP PKK di Kelurahan Tambak Osowilangun.

Baca Juga: Teliti sebelum mencoblos, Anas Karno ajak Masyarakat Amankan suara Ganjar-Mahfud

Dalam kesempatan ini, Wali Kota Eri Cahyadi meminta agar Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopumdag) Kota Surabaya, Dewi Soeriyawati, memberikan pendampingan kepada para pengrajin. Tujuan dari pendampingan ini adalah untuk meningkatkan kualitas sepatu yang diproduksi dan membuatnya lebih bersaing di pasaran.

"Nanti, Mbak Dewi tolong dilihat sol sepatunya, bicara sepatu itu sulit karena kalau kita injak nggak enak, itu nggak enak nggawene (pakainya). Makanya, ini tugasnya Dinas Koperasi untuk mencarikan sol yang enak di mana," ujar Wali Kota Eri Cahyadi.

Baca Juga: Menjelang Nataru, Satpol PP Surabaya Bakal gelar Patroli Besar-Besaran

Wali Kota Eri, yang merupakan pengguna setia sepatu hasil produksi UMKM Kota Surabaya, berpesan agar sepatu yang dihasilkan para pengrajin dicoba terlebih dahulu sebelum dijual ke pasaran. Dia menekankan pentingnya kualitas sepatu yang nyaman dipakai, sebagaimana yang ia praktikkan dalam pemakaian sepatu UMKM setiap harinya.

"Sepatu UMKM saya punya berbagai macam, biasanya kalau sudah saya coba, itu saya kembalikan lagi sampai rasanya enak dipakai. Kalau sudah enak, baru saya minta untuk dijual, kalau rasanya dipakai nggak saya nggak mau dijual, saya kembalikan," ungkapnya.

Baca Juga: Ketua Komisi A DPRD Surabaya Mendorong Transparansi dalam Proses Pembangunan RS Surabaya Timur

Wali Kota Eri juga mengusulkan agar desainer terlibat dalam pembuatan sepatu, untuk memastikan kualitas desain yang menarik dan memiliki daya jual. Selain itu, ia berencana membangun workshop sepatu di Kelurahan Osowilangun pada awal tahun 2024, yang akan menjadi pusat produksi UMKM sepatu berkualitas.

Dewi Soeriyawati dari Dinkopumdag Kota Surabaya menyatakan bahwa setelah menerima bantuan peralatan, akan dilakukan pendampingan lebih lanjut. Salah satu fokusnya adalah mencarikan sol sepatu yang nyaman, mengingat kualitas sol sepatu produksi Karya Abadi masih perlu ditingkatkan.

Baca Juga: Kesiapsiagaan DPKP Surabaya Hadapi Musim Hujan

"Biasanya, sol yang kualitasnya bagus ada di Bandung dan Mojokerto. Nanti kita coba carikan agar kualitasnya lebih bagus, baik kulitnya maupun solnya," ungkap Dewi.

Sementara ini, UMKM Karya Abadi baru memproduksi sepatu untuk perempuan dan anak-anak, dengan rencana untuk memperluas produksi ke sepatu pantofel khusus untuk laki-laki. Dinkopumdag Kota Surabaya juga akan memberikan dukungan dalam pemasaran produk sepatu Karya Abadi melalui pendampingan marketing. Harapannya, bantuan ini dapat membantu pengrajin sepatu yang sempat terdampak oleh pandemi COVID-19 untuk bangkit kembali.

Halaman:

Tags

Terkini