daerah

2.131 Santri di Jawa Timur Ikuti Program OPOP Digipreneur

Kamis, 21 Desember 2023 | 09:30 WIB
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa bersama para Santri dan Santriwati (Nawi)

Surabaya NAWACITAPOST - Program One Pesantren One Product (OPOP) Santri Digipreneur di Jawa Timur mencatat prestasi gemilang dengan melibatkan 2.131 santri, melebihi target awal sebanyak 1.001 orang.

Dalam acara penutupan kegiatan Refleksi Pendidikan Jawa Timur 2023, di Shangri-La Hotel Surabaya, Selasa (19/12/2023), dipaparkan bahwa animo santri, khususnya siswa-siswi SMK yang terafiliasi dengan pondok pesantren (ponpes) di Jatim, sangat tinggi terhadap pengembangan keterampilan entrepreneur.

Sekretaris Jenderal OPOP Jatim, Mohammad Ghofirin, menjelaskan bahwa program OPOP Santri Digipreneur 2023 dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting mulai Juni hingga Desember 2023. Para peserta mendapatkan sejumlah materi berharga, seperti Fundamental Entrepreneurship, Wow Effect Presentation, Pitch Deck, DKV dalam Pemasaran, Bisnis Online via Sosmed, Branding dan Promosi Digital, serta Leadership dan Development.

"Pelaksanaan OPOP Santri Digipreneur ini telah melibatkan 2.131 santri, melebihi target yang telah ditetapkan sebelumnya. Kami senang melihat antusiasme dan semangat para santri dalam mengikuti inkubator ini," ujar Ghofirin.

Dalam penutupan program, Ghofirin juga memaparkan dua karya terbaik yang dihasilkan oleh santri. Salah satunya adalah aplikasi Starla Education dari santri Ponpes Roisus Shobur Sidoarjo. Aplikasi ini merupakan robot pintar AI dengan fitur marketplace pendidikan berbasis social entrepreneurship, memberikan solusi layanan pendidikan dan karier.

Sementara itu, santri Ponpes Nurul Ulum Umar Zayyadi Pemekasan menciptakan aplikasi Sir Kasir, yakni aplikasi kasir untuk toko dengan tampilan simpel namun dapat digunakan secara online dan offline.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan apresiasi terhadap prestasi para santri dan menegaskan komitmen untuk terus mengembangkan program ini. "Program ini akan terus kita kembangkan agar dapat mencetak generasi yang kuat dan memiliki skill sebagai digipreneur," kata Gubernur Khofifah.

Melalui program OPOP Digipreneur, Jawa Timur berharap dapat membentuk generasi muda yang unggul di bidang kewirausahaan digital, sehingga mampu berkontribusi pada pembangunan ekonomi daerah dan nasional.

Tags

Terkini