Kamis, 4 Juni 2026

SMP Negeri 10 Tualang Bersama Polsek Tualang dan Orang Tua Wali Murid Mengadakan Rapat Sosialisasi Bullying di Sekolah

Photo Author
tantitamara, Nawacita Post
- Senin, 20 Maret 2023 | 20:28 WIB
SMP Negeri 10 Tualang Bersama Polsek Tualang dan Orang Tua Wali Murid Mengadakan Rapat Sosialisasi Bullying di Sekolah
SMP Negeri 10 Tualang Bersama Polsek Tualang dan Orang Tua Wali Murid Mengadakan Rapat Sosialisasi Bullying di Sekolah

Siak, NAWACITApost.com – SMP Negeri 10 Tualang bersama dengan Kepolisian Polsek Tualang Binmas dan orang tua murid mengadakan sosialisasi bullying di sekolah pada Senin (20/03/2023) yang diisi oleh pemateri dari Polsek Tualang melalui panit Binmas Ipda Sugeng yang didampingi oleh Aipda Hendrik Hidayat Bhabin Kamtibmas Perawang Barat, Kec. Tualang Kab. Siak. Acara sosialisasi ini dilaksanakan di ruangan kelas SMP Negeri 10 Tualang pukul 09.00 Wib.

"Tujuan rapat sosialisasi tersebut agar para siswa terhindar dan mampu mencegah perundungan. Diharapkan juga siswa bisa membantu teman yang mengalami perundungan. Perundungan atau bullying seringkali terjadi di sekitar kita, tak terkecuali di kalangan remaja," kata Panit Binmas Ipda Sugeng.

-


Dampak perundungan bisa mempengaruhi kondisi emosi anak yang bisa berakibat pada turunnya prestasi akademis dan non-akademis. Bentuknya bisa bermacam-macam. "Kita semua ingin lingkungan kita aman, nyaman, dan menyenangkan sehingga kita bisa bebas belajar dan berkreasi. Dampak perundungan ini sangat berat bagi korban, pelaku, guru, maupun orang tua karena lebih bersifat psikis dan emosional. Efeknya tidak dapat langsung terlihat dan prosesnya bisa berlangsung lama dan perlahan. Untuk itu kita perlu mengenal," jelasnya.

Perundungan bisa terjadi di mana saja, dampaknya, dan bagaimana mencegah serta memberi dukungan kepada teman yang mengalami perundungan. Semoga kalian menjadi remaja-remaja utama yang selalu bahagia, berprestasi, dan juga peduli.

"Bentuk perundungan yang pertama adalah verbal seperti membentak, berteriak, memaki, bergosip, menghina, meledek, mencela mempermalukan. Yang kedua adalah fisik seperti menampar, mendorong, mencubit, menjambak, menendang, meninju. Yang ketiga adalah sosial seperti mengucilkan, membeda-bedakan, mendiamkan. Perundungan di dunia maya juga banyak terjadi seperti pesan teror, menyebarkan kabar bohong, mengubah foto tidak semestinya, perang kata-kata dari dunia maya (flaming), membuat akun palsu untuk merusak reputasi seseorang, memperdaya seseorang untuk melakukan sesuatu yang memalukan," tutur Sugeng.

-


Salah satu orang tua Siswa Kelas 3.9 Pak Am mengatakan paham apa yang dimaksud pihak polisi. Bahwa perundungan itu sikap yang tidak baik, kadang anak - anak ia mengaku suka bercanda dengan teman. Namun semoga tidak sampai menyakiti temannya.

"Kepala sekolah SMP Negeri 10 Tualang Mustari Yusuf,S.pd.M.M Rapat Sosialisasi hari ini merupakan kegiatan yang perlu direplikasi semua Siswa - Siswi Sam negeri 10 Tualang,kami mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian Polsek Tualang Kompol Alvin melalui panit Binmas Ipda Sugeng dan Aipda Hendrik Hidayat Bhabin Lamtibmas Perawang Barat yang telah meluangkan waktunya membantu kami untuk rapat bersama dalam rangka sosialisasi bersama siswa dan siswi serta orang tua murid semoga kehadiran pihak Kepolisian Polsek Tualang menjadi acuan untuk kepada siswa - siswi terkait dengan pecegahan perudungan atau bullying terhadap sesama teman - temannya," ungkap Mustari.

(Sokhiaro Halawa)

Editor: tantitamara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini